Meluruskan Mitos Seputar Osteoporosis

Kamis, 22 Oktober 2020 - 14:59 WIB
loading...
Meluruskan Mitos Seputar...
Osteoporosis masih menjadi salah satu penyakit yang perlu diwaspadai. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Osteoporosis merupakan penurunan kualitas dan kepadatan tulang yang dapat membuat tulang lebih rapuh dan mudah patah. Angka kejadian osteoporosis di Indonesia sebenarnya lebih tinggi dibanding angka kasus jantung, stroke, dan payudara. Hanya saja pemahaman masyarakat perihal osteoporosis masih minim. Masih banyak mitos yang beredar terkait osteoporosis seperti berikut:

Mitos: Osteoporosis merupakan kondisi normal karena proses penuaan. Fakta: Densitas/kepadatan tulang menurun dengan bertambahnya usia. Tidak benar bahwa semua lansia mengalami osteoporosis.

Baca juga : Kenali Gejala, Penyebab, dan Pencegahan Osteoporosis

Mitos: Patah tulang bukan masalah serius.
Fakta: Patah tulang mempengaruhi kondisi fisik, mental, dan emosional, serta dapat menyebabkan kematian (patah tulang panggul).

Mitos: Osteoporosis merupakan penyakit yang mengenai perempuan Kaukasia (kulit putih) lansia.
Fakta:Osteoporosis lebih sering terjadi pada perempuan (1 dari 3 perempuan) karena setelah menopause ada penurunan densitas/kepadatan tulang dan menurun tajamnya hormon estrogen. Osteoporosis dapat mengenai semua kelompok usia, etnis, dan gender. Pada kenyataannya 1 dari 5 penderita osteoporosis adalah laki-laki. Usia muda bisa terkena osteoporosis akibat kondisi medis semisal rheumatoid arthritis, malabsorpsi, konsumsi obat yang menyebabkan hilangnya massa tulang, contohnya glucocorticoids.

Mitos: Minum susu dan latihan fisik maka tidak berisiko terkena osteoporosis.

Fakta: Selama masa kehidupan dibutuhkan upaya untuk membangun dan mempertahankan kesehatan tulang dengan cara: cukup asupan kalsium dan vitamin D. Serta melakukan latihan fisik secara teratur. Ada faktor lain yang meningkatkan risiko untuk terkena osteoporosis.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tangan Berkeringat Disebut...
Tangan Berkeringat Disebut Tanda Jantung , Mitos atau Fakta?
Jangan Sepelekan Kolesterol...
Jangan Sepelekan Kolesterol Tinggi, Diam-diam Sebabkan Serangan Jantung
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Sering Melewatkan Sarapan, Risiko Diabetes Bisa Meningkat
Stop Pakai Sarung Tangan...
Stop Pakai Sarung Tangan Plastik Saat Makan, Ini Bahayanya bagi Kesehatan!
Jangan Tunggu Sirosis,...
Jangan Tunggu Sirosis, Dokter Ingatkan Pentingnya Menjaga Kesehatan Hati Sejak Dini
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Hari Lanjut Usia Nasional,...
Hari Lanjut Usia Nasional, Perosi: 75% Lansia Indonesia Berisiko Osteoporosis
Manfaat Susu untuk Sendi...
Manfaat Susu untuk Sendi dan Tulang yang Sering Diabaikan
Rekomendasi
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Penalti Mbappe Ditolak,...
Penalti Mbappe Ditolak, Wasit Piala Dunia 2026 Dicap Arogan
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Berita Terkini
Wamenkes Dante: Kanker...
Wamenkes Dante: Kanker Tiroid pada Laki-laki Berisiko Lebih Ganas dibanding Wanita
Mulai Tahun Depan, Grammy...
Mulai Tahun Depan, Grammy Awards Tambah Kategori Musik Pop Asia
Karina Ranau Didorong...
Karina Ranau Didorong Pria hingga Terjatuh Saat Tegur Parkir Motor
Tangan Berkeringat Disebut...
Tangan Berkeringat Disebut Tanda Jantung , Mitos atau Fakta?
Setelah Setahun Vakum,...
Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 73, Penyergapan Pecah Menjadi Baku Tembak dan Pertarungan Sengit
Infografis
Mitos atau Fakta Makan...
Mitos atau Fakta Makan Taoge Bisa Meningkatkan Kesuburan Pria?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved