Pemerintah dan Swasta Bersinergi Dorong Kiprah Perempuan di UMKM
Rabu, 19 Agustus 2020 - 14:28 WIB
loading...
Suasana webinar Mendorong Peran Perempuan di UMKM - Gotong Royong Jaga UMKM Indonesia, belum lama ini. Foto/YouTube Katadata Indonesia
A
A
A
JAKARTA - Perempuan memiliki potensi besar untuk mengembangkan perekonomian, bukan hanya bagi keluarga mereka, tapi juga negara secara keseluruhan. Pemerintah sangat menyadari hal itu, sehingga menjadikan peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan sebagai salah satu prioritas yang harus dicapai.
Hanya, peran perempuan secara tradisional kerap menjadi kendala buat mereka mengembangkan usaha. Kesempatan untuk memperoleh akses usaha seakan tertutup lantaran kaum hawa ini lebih banyak berada di rumah mengurus keluarga.
(Baca Juga: Dukung Kebangkitan UMKM, Unilever Luncurkan Kampanye #UnileverUntukIndonesia )
"Perempuan masih terkendala oleh beberapa hal untuk mengembangkan usaha. Di antaranya sulitnya akses untuk mendapatkan kesempatan usaha," kata Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Agustina Erni dalam webinar bertema "Mendorong Peran Perempuan di UMKM - Gotong Royong Jaga UMKM Indonesia", belum lama ini.
Kementerian PPPA, menurut Erni, ingin perempuan diberi kesempatan untuk mendapatkan akses usaha maupun melakukan aktivitas ekonomi. Pemerintah maupun swasta tentu harus bersinergi untuk mencapai hal itu.
"Inilah yang menjadi tugas kita, yaitu membuka akses agar kesempatan itu bisa masuk ke dalam rumah. Begitu diberi akses, perempuan akan berkembang luar biasa. Kami di Kementerian PPPA telah berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk mendekatkan diri dengan mereka agar bisa membuat industri rumahan," tutur Erni, seraya menyebut bahwa pihaknya menargetkan bisa melatih 3.764 pelaku usaha di sejumlah wilayah di Indonesia agar bisa mengembangkan industri rumahan.
Hanya, peran perempuan secara tradisional kerap menjadi kendala buat mereka mengembangkan usaha. Kesempatan untuk memperoleh akses usaha seakan tertutup lantaran kaum hawa ini lebih banyak berada di rumah mengurus keluarga.
(Baca Juga: Dukung Kebangkitan UMKM, Unilever Luncurkan Kampanye #UnileverUntukIndonesia )
"Perempuan masih terkendala oleh beberapa hal untuk mengembangkan usaha. Di antaranya sulitnya akses untuk mendapatkan kesempatan usaha," kata Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Agustina Erni dalam webinar bertema "Mendorong Peran Perempuan di UMKM - Gotong Royong Jaga UMKM Indonesia", belum lama ini.
Kementerian PPPA, menurut Erni, ingin perempuan diberi kesempatan untuk mendapatkan akses usaha maupun melakukan aktivitas ekonomi. Pemerintah maupun swasta tentu harus bersinergi untuk mencapai hal itu.
"Inilah yang menjadi tugas kita, yaitu membuka akses agar kesempatan itu bisa masuk ke dalam rumah. Begitu diberi akses, perempuan akan berkembang luar biasa. Kami di Kementerian PPPA telah berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk mendekatkan diri dengan mereka agar bisa membuat industri rumahan," tutur Erni, seraya menyebut bahwa pihaknya menargetkan bisa melatih 3.764 pelaku usaha di sejumlah wilayah di Indonesia agar bisa mengembangkan industri rumahan.
Lihat Juga :