Kompetensi Hubungan Bantu Ciptakan Hubungan Keluarga yang Lebih Harmonis
Minggu, 08 November 2020 - 04:45 WIB
loading...
A
A
A
Pada kesempatan yang sama, Psikolog sekaligus Co-Founder Tiga Generasi Putu Andani M.Psi menjelaskan bahwa dari keempat hal tersebut, mendengarkan pasangan kita merupakan hal paling sulit dilakukan.
”Kita sering kali tidak benar-benar mendengar pasangan dan cenderung melakukan hal lain seperti melamun, menghakimi, atau bahkan melawan pasangan. Hal inilah yang disebut “Blocks to Listen" atau “Halangan Mendengar”, sehingga melalui assessment test bisa diketahui tipe listening blocking kita, begitu juga dengan pasangan," beber Putu.
Tes ini untuk mengetahui apakah kita sudah berada di posisi mind-reading, rehearsing, atau ternyata masih berada di posisi judging. Hasil dari tes tadi akan membantu pasangan menemukan titik permasalahan dan dapat meningkatkan efektivitas komunikasi mereka.
(Baca Juga: Urgensi Kasus Kekerasan Seksual,The BodyShop Kampanyekan RUU PKS )
Dr. Mustafa Guvercin, School Director Sampoerna Academy berharap, penjelasan dari para psikolog tersebut dapat membantu keluarga memperkuat hubungan mereka.
“Kami mengerti situasi pandemi memberikan dampak tidak hanya dalam segi eksternal, namun juga hubungan internal keluarga. Untuk itu kami percaya, selain memberikan kualitas pendidikan terbaik buat anak, memelihara dan menjaga kualitas hubungan dalam lingkungan rumah tangga juga penting demi tumbuh kembang psikologi anak. Kami harap dengan diadakannya forum diskusi virtual ini, para orangtua dapat memperkuat ikatan keluarga dan mendukung terciptanya lingkungan keluarga yang sehat,” tutupnya.
”Kita sering kali tidak benar-benar mendengar pasangan dan cenderung melakukan hal lain seperti melamun, menghakimi, atau bahkan melawan pasangan. Hal inilah yang disebut “Blocks to Listen" atau “Halangan Mendengar”, sehingga melalui assessment test bisa diketahui tipe listening blocking kita, begitu juga dengan pasangan," beber Putu.
Tes ini untuk mengetahui apakah kita sudah berada di posisi mind-reading, rehearsing, atau ternyata masih berada di posisi judging. Hasil dari tes tadi akan membantu pasangan menemukan titik permasalahan dan dapat meningkatkan efektivitas komunikasi mereka.
(Baca Juga: Urgensi Kasus Kekerasan Seksual,The BodyShop Kampanyekan RUU PKS )
Dr. Mustafa Guvercin, School Director Sampoerna Academy berharap, penjelasan dari para psikolog tersebut dapat membantu keluarga memperkuat hubungan mereka.
“Kami mengerti situasi pandemi memberikan dampak tidak hanya dalam segi eksternal, namun juga hubungan internal keluarga. Untuk itu kami percaya, selain memberikan kualitas pendidikan terbaik buat anak, memelihara dan menjaga kualitas hubungan dalam lingkungan rumah tangga juga penting demi tumbuh kembang psikologi anak. Kami harap dengan diadakannya forum diskusi virtual ini, para orangtua dapat memperkuat ikatan keluarga dan mendukung terciptanya lingkungan keluarga yang sehat,” tutupnya.
(tsa)
Lihat Juga :