Ini Hubungan Hipertensi dan Gula Darah seperti yang Dialami Gatot Brajamusti
Senin, 09 November 2020 - 07:06 WIB
loading...
A
A
A
Saat darah dengan kadar glukosa tinggi mengalir ke seluruh tubuh, dapat menyebabkan kerusakan yang meluas, termasuk pada pembuluh darah dan ginjal. Organ-organ ini berperan penting dalam menjaga kesehatan tekanan darah.
Jika mengalami kerusakan, tekanan darah dapat meningkat sehingga meningkatkan komplikasi lebih lanjut. Sebuah meta-analisis di Journal of the American College of Cardiology (JACC) pada tahun 2015 mengamati data lebih dari 4 juta orang dewasa. Disimpulkan bahwa orang dengan tekanan darah tinggi memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2.
Kaitan ini disebabkan oleh proses dalam tubuh yang memengaruhi kedua kondisi tersebut, misalnya peradangan. Pada tahun 2012, para peneliti mengutip angka yang menunjukkan bahwa 30% orang dengan diabetes tipe 1 dan 50-80% dari mereka yang menderita diabetes tipe 2 memiliki tekanan darah tinggi.
Sementara, ada tiga cara di mana kadar glukosa tinggi dalam darah dapat meningkatkan tekanan darah. Di antaranya adalah pembuluh darah kehilangan kemampuannya untuk meregang, cairan dalam tubuh meningkat, terutama jika diabetes sudah mempengaruhi ginjal, resistensi insulin melibatkan proses yang meningkatkan risiko hipertensi.
Jika mengalami kerusakan, tekanan darah dapat meningkat sehingga meningkatkan komplikasi lebih lanjut. Sebuah meta-analisis di Journal of the American College of Cardiology (JACC) pada tahun 2015 mengamati data lebih dari 4 juta orang dewasa. Disimpulkan bahwa orang dengan tekanan darah tinggi memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2.
Kaitan ini disebabkan oleh proses dalam tubuh yang memengaruhi kedua kondisi tersebut, misalnya peradangan. Pada tahun 2012, para peneliti mengutip angka yang menunjukkan bahwa 30% orang dengan diabetes tipe 1 dan 50-80% dari mereka yang menderita diabetes tipe 2 memiliki tekanan darah tinggi.
Sementara, ada tiga cara di mana kadar glukosa tinggi dalam darah dapat meningkatkan tekanan darah. Di antaranya adalah pembuluh darah kehilangan kemampuannya untuk meregang, cairan dalam tubuh meningkat, terutama jika diabetes sudah mempengaruhi ginjal, resistensi insulin melibatkan proses yang meningkatkan risiko hipertensi.
(tdy)
Lihat Juga :