Tiga Hal Penting Pendongkrak Imunitas
Senin, 16 November 2020 - 06:09 WIB
loading...
A
A
A
Kedua, berolahraga secara teratur. American Heart Association merekomendasikan durasi olahraga aerobik 150 menit/pekan atau kombinasi dari 75 menit/pekan olahraga aerobik dengan dua hari olahraga beban. Menurut dr Dedyanto, olahraga aerobik bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Sementara olahraga beban penting untuk memelihara masa otot dan kesehatan tulang dan persendian. (Baca: ITS Buat Pakan Ternak dari Limbah Fermentasi Pertanian)
Durasi olahraga antara 30–60 menit untuk setiap sesi latihan. Berolahraga sesuai dengan kemampuan tubuh, jangan berlebihan. Yang ketiga adalah menjalankan kebiasaan hidup yang baik. Ada beberapa kebiasaan baik yang harus mulai dilakukan, selain mencuci tangan dan menjaga kebersihan badan, yaitu berjemur pada pagi hari adalah kebiasaan baik yang akan membantu mengoptimalkan sistem imunitas tubuh manusia.
Berjemur akan mengaktifkan cadangan vitamin D yang tersimpan di bawah kulit. Vitamin D adalah salah satu zat nutrisi yang memiliki peran penting dalam kerja sistem imun tubuh. Rendahnya kadar vitamin D akan meningkatkan risiko paparan infeksi.
“Berjemur bagi orang yang tinggal di Indonesia sebaiknya dilakukan pada jam 09.30–10.00,” sarannya. Dalam rentang waktu itu, menurut dr Dedyanto, kadar ultraviolet B (UVB) dinilai cukup untuk mengaktifkan vitamin D dan kadar UVA (yang dapat menyebabkan kerusakan kulit) dinilai tidak terlalu tinggi.
Durasi berjemur, menurut dia, selama 10–20 menit, tanpa tabir surya, dan mengenai minimal 1/3 luas permukaan tubuh. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung Didi Ruswandi menceritakan pengalamannya saat dirinya kali pertama terpapar Covid-19. Setelah mengetahui dirinya positif, Didi segera mengosongkan garasi untuk aktivitas selama isolasi mandiri. (Baca juga: Tren Selfie Maut: Narsis Berujung Nyawa Melayang)
Durasi olahraga antara 30–60 menit untuk setiap sesi latihan. Berolahraga sesuai dengan kemampuan tubuh, jangan berlebihan. Yang ketiga adalah menjalankan kebiasaan hidup yang baik. Ada beberapa kebiasaan baik yang harus mulai dilakukan, selain mencuci tangan dan menjaga kebersihan badan, yaitu berjemur pada pagi hari adalah kebiasaan baik yang akan membantu mengoptimalkan sistem imunitas tubuh manusia.
Berjemur akan mengaktifkan cadangan vitamin D yang tersimpan di bawah kulit. Vitamin D adalah salah satu zat nutrisi yang memiliki peran penting dalam kerja sistem imun tubuh. Rendahnya kadar vitamin D akan meningkatkan risiko paparan infeksi.
“Berjemur bagi orang yang tinggal di Indonesia sebaiknya dilakukan pada jam 09.30–10.00,” sarannya. Dalam rentang waktu itu, menurut dr Dedyanto, kadar ultraviolet B (UVB) dinilai cukup untuk mengaktifkan vitamin D dan kadar UVA (yang dapat menyebabkan kerusakan kulit) dinilai tidak terlalu tinggi.
Durasi berjemur, menurut dia, selama 10–20 menit, tanpa tabir surya, dan mengenai minimal 1/3 luas permukaan tubuh. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung Didi Ruswandi menceritakan pengalamannya saat dirinya kali pertama terpapar Covid-19. Setelah mengetahui dirinya positif, Didi segera mengosongkan garasi untuk aktivitas selama isolasi mandiri. (Baca juga: Tren Selfie Maut: Narsis Berujung Nyawa Melayang)
Lihat Juga :