Pengguna Rokok Elektrik Cenderung Lebih Rentan terhadap Virus Pernapasan
Kamis, 19 November 2020 - 03:44 WIB
loading...
A
A
A
Studi UNC membandingkan non-perokok, perokok biasa dan perokok elektrik antara usia 18 dan 40 tahun. Para peneliti menginokulasi partisipan dengan virus influenza hidup yang dilemahkan, model infeksi flu yang memungkinkan para peneliti untuk dengan aman memeriksa respons imun pada subjek.
Setelah membandingkan cairan hidung dan penanda lain dari pasien, para peneliti tidak menemukan bahwa viral load, atau jumlah virus pada seseorang, berbeda di antara ketiga kelompok dalam penelitian. Tetapi mereka menemukan penurunan ekspresi gen kekebalan yang penting untuk pertahanan melawan virus serta gen yang membantu melatih tubuh untuk mencegah infeksi ulang.
Rebuli menyebutkan penemuan ini bisa menjadi berita mengkhawatirkan untuk efektivitas vaksin di antara populasi ini. Gen ini juga penting untuk membantu sistem kekebalan tubuh mengenali virus yang pernah ditemuinya sebelumnya.
(Baca juga: Kayu Manis Disebut Mampu Turunkan Risiko Alzheimer dan Penyakit Jantung )
"Tubuh Anda dapat mengenali virus dan menciptakan semacam memori kekebalan yang mencegah Anda dari infeksi berikutnya. Begitulah cara kerja vaksin. Pertanyaannya di sini adalah, jika ini adalah vaksin yang 90% efektif, apakah akan sama efektifnya pada pengguna rokok elektrik, atau apakah mereka akan mengalami masalah dalam membangkitkan memori kekebalan?" pungkasnya.
Setelah membandingkan cairan hidung dan penanda lain dari pasien, para peneliti tidak menemukan bahwa viral load, atau jumlah virus pada seseorang, berbeda di antara ketiga kelompok dalam penelitian. Tetapi mereka menemukan penurunan ekspresi gen kekebalan yang penting untuk pertahanan melawan virus serta gen yang membantu melatih tubuh untuk mencegah infeksi ulang.
Rebuli menyebutkan penemuan ini bisa menjadi berita mengkhawatirkan untuk efektivitas vaksin di antara populasi ini. Gen ini juga penting untuk membantu sistem kekebalan tubuh mengenali virus yang pernah ditemuinya sebelumnya.
(Baca juga: Kayu Manis Disebut Mampu Turunkan Risiko Alzheimer dan Penyakit Jantung )
"Tubuh Anda dapat mengenali virus dan menciptakan semacam memori kekebalan yang mencegah Anda dari infeksi berikutnya. Begitulah cara kerja vaksin. Pertanyaannya di sini adalah, jika ini adalah vaksin yang 90% efektif, apakah akan sama efektifnya pada pengguna rokok elektrik, atau apakah mereka akan mengalami masalah dalam membangkitkan memori kekebalan?" pungkasnya.
(nug)
Lihat Juga :