Pulihkan Wisata Bali, Kemenparekraf dan Garuda Indonesia Kompak Terapkan Protokol Kesehatan

loading...
Pulihkan Wisata Bali, Kemenparekraf dan Garuda Indonesia Kompak Terapkan Protokol Kesehatan
Setelah pandemi covid-19, wisata Bali mulai bangkit. Kemenparekraf dan Garuda Indonesia pun kompak mengedukasi masyarakat menerapkan protokol kesehatan. Foto/SINDO Media/Thomas Manggalla.
A+ A-
BALI - Pandemi yang memberikan dampak pada seluruh aspek kehidupan tak terkecuali dari sisi pariwisatadi seluruh Indonesia, termasuk Bali, yang bisa dikatakan memberikan pemasukan yang besar bagi pendapatan negara.

Meski begitu, perlahan, wisata Bali mulai bangkit setelah terpukul pandemi covid-19. Wisatawan lokal pun sudah berangsur mengunjungi Pulau Dewata. Sedangkan, wisatawan mancanegara masih tetap menunggu travel warning dicabut oleh Pemerintah. (Baca juga: Kemenparekraf Siap Gelar Anugerah Bangga Buatan Indonesia 2020)

SINDO Media atas undangan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Garuda Indonesia berkesempatan ambil bagian trip ke daerah Ubud, Jatiluwih,Tabanan untuk mengedukasi masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan 3m dan CHSE ketika sedang melakukan kegiatan wisata.

Terlihat, wisata di Bali siap menerima wisatawan karena sudah menerapkan dari sisi protokol kesehatan dengan menyediakan alat cuci tangan dan menyediakan petugas mengecek suhu tubuh sehingga harapannya pariwisata di Bali bisa kembali berjalan yang pada akhirnya meningkatkan gairah ekonomi dari sektor ekonomi di pulau Bali.



Perwakilan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ridwan Belu mengatakan, saat ini pihaknya terus berupaya untuk memulihkan kembali geliat pariwisata di seluruh daerah di Indonesia, terutama Bali.
Pulihkan Wisata Bali, Kemenparekraf dan Garuda Indonesia Kompak Terapkan Protokol Kesehatan

"Tujuannya dengan kerjasama ini tentu ingin kolaborasi SINDO media dan tentu pemerintah dalam hal ini Kemenparekraf ingin mengedukasi setiap wisatawan dan masyarakat yang ada di destinasi di Bali untuk tetap menerapkan protokol CHSE atau 3M demi mencegah penyebaran virus corona dan kami butuhkan peran media sebagai ujung tombak untuk mengedukasi lewat tulisan kepada pembaca di media masing masing,” kata Ridwan Belu dijumpai disela sela Perjalanan Wisata Pengenalan Kembali Bekerjasama dengan Garuda Indonesia Ubud, Bali, Jumat (20/11).

Saat ini, pemerintah dan pelaku wisata setempat memang gencar menggalakkan protokol kesehatan yang meliputi Cleanliness, Health, Safety & Environment (CHSE) atau sering disebut dengan 3M (Mencuci tangan, Memakai Masker, dan Menjaga jarak).

"Semua pengunjung juga diimbau untuk jaga jarak dan selalu mengenakan masker di lokasi wisata," imbuhnya. (Baca juga: Kemenparekraf Apresiasi UMKM lewat Anugerah BBI 2020, Ini Nominasinya)
Pulihkan Wisata Bali, Kemenparekraf dan Garuda Indonesia Kompak Terapkan Protokol Kesehatan

Sementara, di tengah pandemi Covid-19 tempat wisata ini juga telah menerapkan protokol kesehatan 3M yakni dengan tersedianya tempat mencuci tangan di pintu masuk utama,berwisata menggunakan masker, dan menjaga jarak antara satu dengan yang lainnya.



Dalam setiap pintu masuk baik tempat wisata restoran, cafe ataupun tempat keramaian lain, juga terlihat petugas melakukan pengecekan suhu tubuh kepada masing-masing pengunjung.
(tdy)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top