Pentingnya Mencatat Periode Menstruasi untuk Kesehatan Reproduksi Wanita
Rabu, 25 November 2020 - 21:03 WIB
loading...
A
A
A
Untuk menghitung siklus menstruasi, dr. Kartika mengatakan, setiap perempuan memiliki siklus yang umumnya berjarak 21-35 hari sejak hari pertama menstruasi di bulan sebelumnya. Yang harus diperhatikan juga adalah periode berlangsungnya menstruasi yang umumnya berlangsung antara 3-7 hari. Selain itu, jangan anggap sepele keluhan seputar menstruasi karena bisa jadi berhubungan dengan hal lain yang lebih serius.
Seperti Sindrom Polikistik Ovarium (PCOS) atau gangguan hormonal yang menyebabkan peningkatan volume ovarium/sel telur yg terdiri dari folikel-folikel kecil berisi air sehingga gambarannya menyerupai kista-kista kecil, Premenstrual Syndrome (PMS) yang sifatnya hormonal, Dysmenorrhoea atau kram perut akibat kontraksi pada rahim, Menorrhagia atau pendarahan berlebihan dalam waktu yang berlangsung lama, serta Amenorrhoea atau kondisi saat perempuan tidak mengalami haid dalam periode tertentu yang bisa jadi tanda ketidaksuburan.
“Karenanya, sangat penting bagi perempuan mengetahui siklus menstruasi sebab hal ini memiliki banyak sekali manfaat seperti mendeteksi anomali untuk menghindari penyakit reproduksi sejak dini, memantau siklus subur untuk program KB, identifikasi usia kehamilan, maupun perencanaan aktivitas bagi mereka yang memiliki implikasi sakit yang serius saat dalam keadaan menstruasi. Melalui Kalender Menstruasi Halodoc perhitungan ini jadi semakin mudah dilakukan di sela-sela aktivitas. Kalau ada keluhan tinggal konsultasikan ke dokter-dokter yang berpengalaman.” Tambah dr Kartika Cory, SpOG. (Baca juga: Arya Saloka Rela Tinggalkan Kuliah demi Karier Akting )
Fitur Kalender Menstruasi di Halodoc mencakup beberapa kemudahan seperti log tanggal menstruasi, akses chat dengan ObGyn, kemudahan membeli produk terkait kesehatan reproduksi, dan kurasi artikel-artikel kesehatan sesuai dengan tujuan awal menggunakan fitur ini. “Kami berharap kehadiran fitur ini dapat semakin menegaskan komitmen kami sebagai #TemanHidupSehat yang memahami kebutuhan kesehatan dari masyarakat Indonesia. Kami juga berterima kasih atas antusiasme yang sangat positif dari para pengguna. Hal ini tentunya menjadi motivasi bagi tim Halodoc untuk terus mengembangkan fitur ini sesuai kebutuhan pengguna,” tutup Felicia.
Seperti Sindrom Polikistik Ovarium (PCOS) atau gangguan hormonal yang menyebabkan peningkatan volume ovarium/sel telur yg terdiri dari folikel-folikel kecil berisi air sehingga gambarannya menyerupai kista-kista kecil, Premenstrual Syndrome (PMS) yang sifatnya hormonal, Dysmenorrhoea atau kram perut akibat kontraksi pada rahim, Menorrhagia atau pendarahan berlebihan dalam waktu yang berlangsung lama, serta Amenorrhoea atau kondisi saat perempuan tidak mengalami haid dalam periode tertentu yang bisa jadi tanda ketidaksuburan.
“Karenanya, sangat penting bagi perempuan mengetahui siklus menstruasi sebab hal ini memiliki banyak sekali manfaat seperti mendeteksi anomali untuk menghindari penyakit reproduksi sejak dini, memantau siklus subur untuk program KB, identifikasi usia kehamilan, maupun perencanaan aktivitas bagi mereka yang memiliki implikasi sakit yang serius saat dalam keadaan menstruasi. Melalui Kalender Menstruasi Halodoc perhitungan ini jadi semakin mudah dilakukan di sela-sela aktivitas. Kalau ada keluhan tinggal konsultasikan ke dokter-dokter yang berpengalaman.” Tambah dr Kartika Cory, SpOG. (Baca juga: Arya Saloka Rela Tinggalkan Kuliah demi Karier Akting )
Fitur Kalender Menstruasi di Halodoc mencakup beberapa kemudahan seperti log tanggal menstruasi, akses chat dengan ObGyn, kemudahan membeli produk terkait kesehatan reproduksi, dan kurasi artikel-artikel kesehatan sesuai dengan tujuan awal menggunakan fitur ini. “Kami berharap kehadiran fitur ini dapat semakin menegaskan komitmen kami sebagai #TemanHidupSehat yang memahami kebutuhan kesehatan dari masyarakat Indonesia. Kami juga berterima kasih atas antusiasme yang sangat positif dari para pengguna. Hal ini tentunya menjadi motivasi bagi tim Halodoc untuk terus mengembangkan fitur ini sesuai kebutuhan pengguna,” tutup Felicia.
(tdy)
Lihat Juga :