Tren Konsumen Mengarah pada Penggunaan Produk Berkelanjutan
Kamis, 26 November 2020 - 22:14 WIB
loading...
A
A
A
"Sekarang saat berbelanja, setelah ambil barang konsumen pasti melihat labelnya. 90% melihat harga, lalu ingredient-nya. Ini menunjukkan kalau konsumen peduli pada apa yang mereka konsumsi. Selain itu, banyak juga konsumen yang melihat tanggal kedaluwarsa," sebut Regi dalam Webinar #SustainabilityDay2020 bertema "Menjadi Konsumen Cerdas dengan Mendukung Program Keberlanjutan" yang digagas Unilever Indonesia Foundation belum lama ini.
Saat konsumen sudah semakin cerdas membeli produk, maka dari sisi produsen, lanjut Regi, alangkah lebih baik bila mereka juga memberi kemudahan lain dengan cara membeberkan detail informasi mengenai misalnya kapan produk tersebut diproduksi, batch keberapa, dan kapan masuk ke toko.
"Dengan begitu produsen akan mendapat trust yang tinggi, bahwa barang yang mereka punya berkualitas," kata Regi.
Director Footprint & Market Transformation WWF Indonesia Aditya Bayunanda menambahkan, kini memang saatnya produsen semakin didorong untuk menghasilkan produk yang bisa mendukung inisiatif keberlanjutan konsumen. Salah satu tujuannya, selain menjadikan bumi lebih baik, tentu juga untuk mempermudah konsumen menerapkan pola hidup jangka panjang yang sehat.
Di sisi lain, lanjut Aditya, konsumen juga harus jeli melihat produsen mana yang sudah menjalankan bisnis secara berkelanjutan dengan mencari sebanyak mungkin informasi terkait hal tersebut.
"Ciri-cirinya sudah ada. Biasanya itu perusahaan yang transparan, yang berani menyampaikan komitmen keberlanjutannya kepada publik. Sebagai konsumen , kita harus tahu perusahaan mana yang sudah punya komitmen itu, perusahaan mana sudah punya langkah-langkah untuk memastikan supply chain-nya ramah lingkungan," kata Aditya.
Saat konsumen sudah semakin cerdas membeli produk, maka dari sisi produsen, lanjut Regi, alangkah lebih baik bila mereka juga memberi kemudahan lain dengan cara membeberkan detail informasi mengenai misalnya kapan produk tersebut diproduksi, batch keberapa, dan kapan masuk ke toko.
"Dengan begitu produsen akan mendapat trust yang tinggi, bahwa barang yang mereka punya berkualitas," kata Regi.
Director Footprint & Market Transformation WWF Indonesia Aditya Bayunanda menambahkan, kini memang saatnya produsen semakin didorong untuk menghasilkan produk yang bisa mendukung inisiatif keberlanjutan konsumen. Salah satu tujuannya, selain menjadikan bumi lebih baik, tentu juga untuk mempermudah konsumen menerapkan pola hidup jangka panjang yang sehat.
Di sisi lain, lanjut Aditya, konsumen juga harus jeli melihat produsen mana yang sudah menjalankan bisnis secara berkelanjutan dengan mencari sebanyak mungkin informasi terkait hal tersebut.
"Ciri-cirinya sudah ada. Biasanya itu perusahaan yang transparan, yang berani menyampaikan komitmen keberlanjutannya kepada publik. Sebagai konsumen , kita harus tahu perusahaan mana yang sudah punya komitmen itu, perusahaan mana sudah punya langkah-langkah untuk memastikan supply chain-nya ramah lingkungan," kata Aditya.
Lihat Juga :