Penelitian: Virus Corona Baru Dapat Masuk ke Otak Melalui Hidung
Rabu, 02 Desember 2020 - 11:40 WIB
loading...
Penelitian mengungkapkan bahwa virus Corona baru dapat masuk ke otak melalui hidung. Foto/IST
A
A
A
JAKARTA - Sebuah penelitian menjelaskan bagaimana virus penyebab pandemi COVID-19 ini tidak hanya menyerang saluran pernapasan tetapi juga berdampak pada sistem saraf pusat (SSP), mengakibatkan gejala neurologis seperti hilangnya penciuman, rasa, sakit kepala, kelelahan, dan mual.
Peneliti menemukan, virus menginfeksi otak manusia melalui lendir hidung. Penemuan ini adalah yang pertama menunjukkan bagaimana virus corona baru dapat memasuki neuron otak melalui jalur mukosa. Untuk mengonfirmasi hipotesis mereka, para penelitu di Jerman melakukan otopsi pada 33 pasien yang meninggal karena COVID-19.
Baca juga : Kurva Corona Terus Naik, Anggota DPR: Pemerintah Sepatutnya Evaluasi
Mereka mempelajari lendir di bagian belakang hidung - di atas mulut tempat tenggorokan bergabung dengan rongga hidung - serta sampel jaringan otak. Materi genetik dari virus corona baru hadir dalam jumlah terbesar di lendir rongga hidung, tetapi protein lonjakan virus corona baru yang memfasilitasi masuknya virus ke dalam sel juga ditemukan di otak.
"Begitu berada di dalam mukosa penciuman, virus tampaknya menggunakan koneksi neuroanatomikal, seperti saraf penciuman, untuk mencapai otak," kata Dr Frank Heppner, rekan penulis studi dari Charité – Universitätsmedizin Berlin dilansir dari Express, Rabu (2/12).
Peneliti menemukan, virus menginfeksi otak manusia melalui lendir hidung. Penemuan ini adalah yang pertama menunjukkan bagaimana virus corona baru dapat memasuki neuron otak melalui jalur mukosa. Untuk mengonfirmasi hipotesis mereka, para penelitu di Jerman melakukan otopsi pada 33 pasien yang meninggal karena COVID-19.
Baca juga : Kurva Corona Terus Naik, Anggota DPR: Pemerintah Sepatutnya Evaluasi
Mereka mempelajari lendir di bagian belakang hidung - di atas mulut tempat tenggorokan bergabung dengan rongga hidung - serta sampel jaringan otak. Materi genetik dari virus corona baru hadir dalam jumlah terbesar di lendir rongga hidung, tetapi protein lonjakan virus corona baru yang memfasilitasi masuknya virus ke dalam sel juga ditemukan di otak.
"Begitu berada di dalam mukosa penciuman, virus tampaknya menggunakan koneksi neuroanatomikal, seperti saraf penciuman, untuk mencapai otak," kata Dr Frank Heppner, rekan penulis studi dari Charité – Universitätsmedizin Berlin dilansir dari Express, Rabu (2/12).
Lihat Juga :