Selain Kontrol Gula Darah, Nangka Juga Mampu Cegah Komplikasi

loading...
Selain Kontrol Gula Darah, Nangka Juga Mampu Cegah Komplikasi
Nangka menyediakan beberapa protein, yang dapat membantu mencegah kadar gula darah naik terlalu cepat setelah makan. / Foto: Ilustrasi/uihere
JAKARTA - Buah nangka memiliki beberapa khasiat yang dapat membantu pengelolaan gula darah . Nangka memiliki indeks glikemik (GI) yang cukup rendah, yang merupakan ukuran seberapa cepat gula darah naik setelah makan. Diet yang mengandung banyak makanan rendah GI telah terbukti membantu meningkatkan kontrol gula darah.

(Baca juga: Cegah Terjadinya Wabah di Tengah Pandemi dengan Imunisasi )

Nangka menyediakan beberapa protein, yang dapat membantu mencegah kadar gula darah naik terlalu cepat setelah makan. Satu studi menunjukkan orang dewasa yang mengonsumsi ekstrak nangka mengalami peningkatan kadar gula darah secara signifikan.

Studi lain terhadap tikus diabetes menemukan ekstrak daun nangka membantu mengurangi kadar gula darah puasa dan memberikan kontrol gula darah jangka panjang. Efek ini dikaitkan dengan kandungan antioksidan flavonoid nangka, yang dikenal dapat meningkatkan kadar gula darah yang seimbang.



Tepung nangka juga telah terbukti membantu mengendalikan diabetes. Menurut penelitian yang dipublikasikan American Diabetes Association, tepung nangka dapat menurunkan hemoglobin glikosilasi (HbA1c), glukosa darah puasa (FBG), dan glukosa postprandial (PPG).

Penelitian tersebut melibatkan 40 partisipan diabetes tipe 2 yang diberi 30 gram tepung hijau berbahan nangka selama tiga bulan. Peserta lainnya diberi tepung terigu atau tepung beras biasa untuk membuat roti atau idli. Pada akhir penelitian ditemukan orang yang mencampurkan tepung nangka pada adonan idli atau adonan gandum menunjukkan peningkatan kadar glukosa plasma.

Orang dengan diabetes bisa makan berbagai macam makanan, termasuk buah, sayuran dan beberapa makanan bertepung seperti pasta, menjaga gula, lemak dan garam seminimal mungkin, dan makan sarapan, makan siang dan makan malam setiap hari serta jangan melewatkan waktu makan. Tapi diet bukanlah satu-satunya cara untuk mengontrol kadar gula darah.



Latihan fisik juga efektif mengontrol kadar gula darah dan targetkan olahraga selama 2,5 jam seminggu. Olahraga yang dilakukan bisa berupa berjalan cepat, menaiki tangga, dan melakukan pekerjaan rumah atau berkebun yang lebih berat.

Mengontrol berat badan Anda juga penting. Di mana menurunkan berat badan, jika kelebihan berat badan, akan memudahkan tubuh menurunkan kadar gula darah, dan dapat meningkatkan tekanan darah dan kolesterol. Ada bukti bahwa makan makanan rendah kalori (800 sampai 1.200 kalori sehari) dalam jangka pendek (sekitar 12 minggu) dapat membantu gejala diabetes tipe 2 dan beberapa orang mengklaim gejala mereka mulai sembuh.

(Baca juga: Air Jahe Ampuh Atasi Mual Akibat Morning Sickness )

Seperti dilansir Daily Express, Kamis (3/12), diet rendah kalori tidak aman atau cocok untuk semua orang dengan diabetes tipe 2, seperti orang yang perlu mengonsumsi insulin. Jadi, penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukan jenis diet ini.
(nug)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top