Kakao Dapat Kurangi Risiko Serangan Jantung dan Demensia
Minggu, 13 Desember 2020 - 03:42 WIB
loading...
A
A
A
Terlebih lagi, dua penelitian di Swedia menemukan bahwa asupan cokelat dikaitkan dengan tingkat gagal jantung yang lebih rendah pada dosis hingga satu porsi 0,7 hingga 1,1 ons (19-30 gram) coklat per hari, tetapi efeknya tidak terlihat saat mengonsumsi jumlah yang lebih tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa seringnya mengonsumsi sedikit cokelat kaya kakao memiliki manfaat perlindungan bagi jantung.
Beberapa penelitian telah menemukan bahwa polifenol, seperti yang ada di dalam coklat, dapat mengurangi risiko penyakit neurodegeneratif dengan meningkatkan fungsi otak dan aliran darah. Menurut penelitian, flavanol dapat melewati sawar darah-otak dan terlibat dalam jalur biokimia yang menghasilkan neuron dan molekul penting untuk fungsi otak.
Selain itu, flavanol memengaruhi produksi oksida nitrat, yang melemaskan otot-otot pembuluh darah, meningkatkan aliran darah dan suplai darah ke otak. Sebuah studi dua minggu pada 34 orang dewasa yang lebih tua yang diberi kakao flavanol tinggi menemukan aliran darah ke otak meningkat 8% setelah satu minggu dan 10% setelah dua minggu.
(Baca juga: Vaksin Sinovac Belum Aman Untuk Usia Di Atas 60 Tahun, Yuk Kita Jaga Imunitas Lansia! )
Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa asupan flavanol kakao setiap hari dapat meningkatkan kinerja mental pada orang dengan dan tanpa gangguan mental. Studi ini menunjukkan bahwa konsumsi kakao memainkan peran pelindung dalam kesehatan otak, yang dapat meluas ke penyakit neurodegeneratif seperti alzheimer dan parkinson.
Beberapa penelitian telah menemukan bahwa polifenol, seperti yang ada di dalam coklat, dapat mengurangi risiko penyakit neurodegeneratif dengan meningkatkan fungsi otak dan aliran darah. Menurut penelitian, flavanol dapat melewati sawar darah-otak dan terlibat dalam jalur biokimia yang menghasilkan neuron dan molekul penting untuk fungsi otak.
Selain itu, flavanol memengaruhi produksi oksida nitrat, yang melemaskan otot-otot pembuluh darah, meningkatkan aliran darah dan suplai darah ke otak. Sebuah studi dua minggu pada 34 orang dewasa yang lebih tua yang diberi kakao flavanol tinggi menemukan aliran darah ke otak meningkat 8% setelah satu minggu dan 10% setelah dua minggu.
(Baca juga: Vaksin Sinovac Belum Aman Untuk Usia Di Atas 60 Tahun, Yuk Kita Jaga Imunitas Lansia! )
Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa asupan flavanol kakao setiap hari dapat meningkatkan kinerja mental pada orang dengan dan tanpa gangguan mental. Studi ini menunjukkan bahwa konsumsi kakao memainkan peran pelindung dalam kesehatan otak, yang dapat meluas ke penyakit neurodegeneratif seperti alzheimer dan parkinson.
(nug)
Lihat Juga :