WeCare.id Resmi Luncurkan #APDUntukNegeri
Jum'at, 17 April 2020 - 00:30 WIB
loading...
Sejak dibukanya program #APDuntukNegeri, Wecare.id berhasil mengumpulkan lebih dari Rp8 miliar donasi untuk penyediaan APD tenaga kesehatan, namun itu masih sangat kurang. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pandemi COVID-15 belum menunjukkan penurunan kurva, sementara kasusnya terus menyebar ke berbagai daerah di 34 provinsi di Indonesia.
Tidak hanya protokol penanganan dan edukasi pencegahan COVID-19, yang saat ini juga dibutuhkan adalah akselerasi dalam pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan serta alat perlindungan diri (APD) guna mencegah transmisi virus bagi tenaga medis.
Kondisi yang terjadi saat ini adalah, masih banyak tenaga medis di Indonesia yang belum mendapatkan APD dengan layak dan lengkap. Per 14 April 2020 didapatkan data bahwa 206 tenaga medis terinfeksi SARS-COV2 di Jakarta, dan 9 di antaranya meninggal dunia (3 perawat, 3 dokter spesialis, 1 manajemen RS, 1 dokter gigi, dan 1 pihak administrasi).
Untuk data di seluruh Indonesia, sudah didapatkan 24 dokter dan 12 perawat yang meninggal (9% dari keseluruhan individu meninggal akibat COVID-19). Jika diambil persentasenya, angka tersebut sangat tinggi dibandingkan di China dengan keseluruhan kasus tenaga medis yang meninggal hanya 1% dari total individu yang meninggal.
dr. Mesty Ariotedjo, salah satu pendiri WeCare.id menyampaikan, tingginya tingkat kematian tenaga medis dalam penanganan COVID-19 di Indonesia disebabkan terutama karena minimnya APD. Wecare.id, sebuah platform penggalangan dana kesehatan, melalui program #APDuntukNegeri telah berusaha menyalurkan bantuan APD ke berbagai rumah sakit, klinik, puskesmas, dan pusat layanan kesehatan lain.
Tidak hanya protokol penanganan dan edukasi pencegahan COVID-19, yang saat ini juga dibutuhkan adalah akselerasi dalam pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan serta alat perlindungan diri (APD) guna mencegah transmisi virus bagi tenaga medis.
Kondisi yang terjadi saat ini adalah, masih banyak tenaga medis di Indonesia yang belum mendapatkan APD dengan layak dan lengkap. Per 14 April 2020 didapatkan data bahwa 206 tenaga medis terinfeksi SARS-COV2 di Jakarta, dan 9 di antaranya meninggal dunia (3 perawat, 3 dokter spesialis, 1 manajemen RS, 1 dokter gigi, dan 1 pihak administrasi).
Untuk data di seluruh Indonesia, sudah didapatkan 24 dokter dan 12 perawat yang meninggal (9% dari keseluruhan individu meninggal akibat COVID-19). Jika diambil persentasenya, angka tersebut sangat tinggi dibandingkan di China dengan keseluruhan kasus tenaga medis yang meninggal hanya 1% dari total individu yang meninggal.
dr. Mesty Ariotedjo, salah satu pendiri WeCare.id menyampaikan, tingginya tingkat kematian tenaga medis dalam penanganan COVID-19 di Indonesia disebabkan terutama karena minimnya APD. Wecare.id, sebuah platform penggalangan dana kesehatan, melalui program #APDuntukNegeri telah berusaha menyalurkan bantuan APD ke berbagai rumah sakit, klinik, puskesmas, dan pusat layanan kesehatan lain.
Lihat Juga :