Waspada, Sembelit Bisa Jadi Peringatan Dini Penyakit Jantung
Sabtu, 02 Januari 2021 - 11:23 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, ketegangan pada tinja menyebabkan tekanan darah meningkat, yang dapat memicu kejadian kardiovaskular seperti gagal jantung kongestif, aritmia, penyakit koroner akut, dan diseksi aorta. "Sembelit telah dilaporkan terkait dengan kejadian kardiovaskular," imbuhnya.
Dalam populasi umum Jepang, buang air besar dengan frekuensi rendah (sekali per dua hingga tiga hari) secara signifikan berisiko lebih tinggi terhadap kematian akibat kardiovaskular daripada buang air besar dalam frekuensi tinggi (lebih dari sekali per hari).
"Studi lain menunjukkan bahwa prevalensi sembelit di antara pasien Jepang yang dirawat di rumah sakit karena penyakit kardiovaskular adalah 47%, dan 46% dari populasi ini yaitu, 21,6% dari total populasi hanya mengalami sembelit setelah masuk rumah sakit."
(Baca juga: Siap-Siap Shawol! 2021 SHINee is Back )
"Hubungan antara sembelit dan kejadian kardiovaskular mungkin melibatkan perubahan mikrobiota usus. Penuaan dikenal sebagai salah satu risiko terpenting untuk sembelit dan penyakit kardiovaskular," tukasnya.
Dalam populasi umum Jepang, buang air besar dengan frekuensi rendah (sekali per dua hingga tiga hari) secara signifikan berisiko lebih tinggi terhadap kematian akibat kardiovaskular daripada buang air besar dalam frekuensi tinggi (lebih dari sekali per hari).
"Studi lain menunjukkan bahwa prevalensi sembelit di antara pasien Jepang yang dirawat di rumah sakit karena penyakit kardiovaskular adalah 47%, dan 46% dari populasi ini yaitu, 21,6% dari total populasi hanya mengalami sembelit setelah masuk rumah sakit."
(Baca juga: Siap-Siap Shawol! 2021 SHINee is Back )
"Hubungan antara sembelit dan kejadian kardiovaskular mungkin melibatkan perubahan mikrobiota usus. Penuaan dikenal sebagai salah satu risiko terpenting untuk sembelit dan penyakit kardiovaskular," tukasnya.
(nug)
Lihat Juga :