Review Film Demon Slayer: Kimetsu No Yaiba the Movie: Mugen Train
Kamis, 07 Januari 2021 - 00:20 WIB
loading...
A
A
A
Di saat mereka tidur nyenyak dan bermimpi, Nezuko keluar dari petinya. Dia berusaha membangunkan kakaknya, Tanjiro, tapi sia-sia. Nezuko tahu ada yang tidak beres. Sementara, di alam mimpinya, Tanjiro juga merasakan sesuatu yang tidak beres di alam nyata. Namun, dia sulit bangun dari tidurnya. Di sisi lain, dia sangat menyukai mimpinya. Di mimpi itu, dia berkumpul lagi bersama ibu dan lima adiknya yang semuanya masih hidup.
Tanjiro kemudian bisa terbangun dari tidurnya. Dia kemudian memburu Enmu sementara Nezuko berusaha membangunkan tiga orang lainnya. Tanjiro berhasil menebas leher Enmu, tapi itu tidak membunuhnya. Enmu justru terus melakukan serangan dan mencoba melahap setiap jiwa yang ada di kereta itu. Rengoku kemudian menyuruh Tanjiro dan Inosuke untuk melawan Enmu, sedangkan dia akan melindungi 5 gerbong kereta tersebut dengan Zenitsu dan Nezuko melindungi sisanya.
Berdua, Tanjiro dan Inosuke berusaha melumpuhkan Enmu. Ketika mereka berhasil, tiba-tiba, salah satu iblis peringkat atas, Akaza, muncul. Dia kemudian menantang Renkogu. Pertarungan sengit yang mempertaruhkan nyawa pun berlangsung.
Berdurasi 117 menit, Demon Slayer Kimetsu No Yaiba the Movie: Mugen Train tidak hanya menunjukkan pertarungan seru antara manusia melawan iblis, tapi juga banyak drama menyentuh di dalamnya. Di film ini, Tanjiro jatuh ke dalam lubang emosinya. Terutama, setelah dia berkumpul kembali bersama ibu dan adik-adiknya. Perjalanan emosional ini mempengaruhi pikirannya. Dia tidak ingin meninggalkan kehidupannya bersama keluarganya, tapi di sisi lain, dia sadar kalau itu hanya mimpi. Tanjiro pun berusaha keras melawan emosi di hatinya. Dia tahu kalau berat baginya meninggalkan mimpi itu, tapi dia harus melakukannya demi kebaikan.
Perjalanan emosional juga turut dirasakan Renkogu. Meski tidak sedalam seperti yang dialami Tanjiro, tapi Renkogu juga kembali mengenang masa lalunya. Dia mengenang kembali hidupnya bersama ayah, adik dan ibunya. Namun, keteguhan hati Renkogu membuatnya kuat dan mampu untuk melawan emosi di dalam hatinya. Dia pun mampu mengatasi rasa itu. Meskipun, dia sulit dibangunkan dari tidurnya.
Tanjiro kemudian bisa terbangun dari tidurnya. Dia kemudian memburu Enmu sementara Nezuko berusaha membangunkan tiga orang lainnya. Tanjiro berhasil menebas leher Enmu, tapi itu tidak membunuhnya. Enmu justru terus melakukan serangan dan mencoba melahap setiap jiwa yang ada di kereta itu. Rengoku kemudian menyuruh Tanjiro dan Inosuke untuk melawan Enmu, sedangkan dia akan melindungi 5 gerbong kereta tersebut dengan Zenitsu dan Nezuko melindungi sisanya.
Berdua, Tanjiro dan Inosuke berusaha melumpuhkan Enmu. Ketika mereka berhasil, tiba-tiba, salah satu iblis peringkat atas, Akaza, muncul. Dia kemudian menantang Renkogu. Pertarungan sengit yang mempertaruhkan nyawa pun berlangsung.
Berdurasi 117 menit, Demon Slayer Kimetsu No Yaiba the Movie: Mugen Train tidak hanya menunjukkan pertarungan seru antara manusia melawan iblis, tapi juga banyak drama menyentuh di dalamnya. Di film ini, Tanjiro jatuh ke dalam lubang emosinya. Terutama, setelah dia berkumpul kembali bersama ibu dan adik-adiknya. Perjalanan emosional ini mempengaruhi pikirannya. Dia tidak ingin meninggalkan kehidupannya bersama keluarganya, tapi di sisi lain, dia sadar kalau itu hanya mimpi. Tanjiro pun berusaha keras melawan emosi di hatinya. Dia tahu kalau berat baginya meninggalkan mimpi itu, tapi dia harus melakukannya demi kebaikan.
Perjalanan emosional juga turut dirasakan Renkogu. Meski tidak sedalam seperti yang dialami Tanjiro, tapi Renkogu juga kembali mengenang masa lalunya. Dia mengenang kembali hidupnya bersama ayah, adik dan ibunya. Namun, keteguhan hati Renkogu membuatnya kuat dan mampu untuk melawan emosi di dalam hatinya. Dia pun mampu mengatasi rasa itu. Meskipun, dia sulit dibangunkan dari tidurnya.
Lihat Juga :