Saatnya Para Ibu Ditemani Chef Profesional di Dapur
Sabtu, 09 Januari 2021 - 09:14 WIB
loading...
A
A
A
Kedekatan secara langsung dengan peserta didik dibangunnya dengan baik. Dia mampu menyemangati sesama ibu untuk membuat camilan secara live, dan itu berbeda jika melalui YouTube yang kebanyakan hanya tutor. Bisa saja Chef Ucu membuat konten di YouTube, namun dia tidak bisa secara langsung berkomunikasi.
Hal sama dilakukan chef internasional, Erlina Liang. Dia juga membuat grup kursus @kursuschefmama sejak Juni lalu. Bedanya, sistem kursus memasak milik Erlina ini menghadirkan video tutorial memasak oleh para chef profesional yang bisa diakses berulang-ulang seumur hidup melalui sebuah website.
"Kalau peserta sudah beli kelasnya nanti dapat id user dan password. Nanti id mereka sudah kami atur sesuai kelas yang dibeli," jelas Erlina.
Bukan hanya video, juga ada resep tertulis dan referensi bahan baku. Dia membuat secara detail kebutuhan untuk memasak makanan tersebut tentu juga hasil konsultasi dengan chef bersangkutan.
"Kalau ada bahan yang tidak ada di Indonesia saya carikan yang paling mirip. Resep khusus untuk yang ingin berjualan sehingga nanti bahannya disesuaikan, dipilih brand yang harganya terjangkau. Termasuk mengenai kehalalan brand Korea, akan ada info brand mana saja yang tidak halal dan halal beserta sertifikatnya," jelas Erlina.
Setiap kelas merupakan satu jenis makanan yang terdiri dari 4-10 kreasi resep. Misalnya, untuk kelas Corndog ada 16 kreasi corndog sesuai asli di Korea. Begitu juga dengan Korean Noodle ada banyak macam mie ala Korea yang akan diajarkan termasuk Japchae.
Total ada 100 kelas dengan 400 menu kreasi yang diisi oleh 12 chef. Chef asal Korea, Thailand, Jepang, Chef ahli pastry Asia, pastry western, makanan Amerika, makanan Eropa, barista, food artist, dan chef asal Indonesia khusus masakan Sumatera Barat dan makanan sehat.
Hal sama dilakukan chef internasional, Erlina Liang. Dia juga membuat grup kursus @kursuschefmama sejak Juni lalu. Bedanya, sistem kursus memasak milik Erlina ini menghadirkan video tutorial memasak oleh para chef profesional yang bisa diakses berulang-ulang seumur hidup melalui sebuah website.
"Kalau peserta sudah beli kelasnya nanti dapat id user dan password. Nanti id mereka sudah kami atur sesuai kelas yang dibeli," jelas Erlina.
Bukan hanya video, juga ada resep tertulis dan referensi bahan baku. Dia membuat secara detail kebutuhan untuk memasak makanan tersebut tentu juga hasil konsultasi dengan chef bersangkutan.
"Kalau ada bahan yang tidak ada di Indonesia saya carikan yang paling mirip. Resep khusus untuk yang ingin berjualan sehingga nanti bahannya disesuaikan, dipilih brand yang harganya terjangkau. Termasuk mengenai kehalalan brand Korea, akan ada info brand mana saja yang tidak halal dan halal beserta sertifikatnya," jelas Erlina.
Setiap kelas merupakan satu jenis makanan yang terdiri dari 4-10 kreasi resep. Misalnya, untuk kelas Corndog ada 16 kreasi corndog sesuai asli di Korea. Begitu juga dengan Korean Noodle ada banyak macam mie ala Korea yang akan diajarkan termasuk Japchae.
Total ada 100 kelas dengan 400 menu kreasi yang diisi oleh 12 chef. Chef asal Korea, Thailand, Jepang, Chef ahli pastry Asia, pastry western, makanan Amerika, makanan Eropa, barista, food artist, dan chef asal Indonesia khusus masakan Sumatera Barat dan makanan sehat.
Lihat Juga :