Mengenal dan Menangani Gangguan Kaki Anak Sejak Dini
Minggu, 10 Januari 2021 - 13:35 WIB
loading...
A
A
A
“Semakin dini dilakukan, semakin baik hasilnya. Angka keberhasilan metode ini dapat mencapai 95% jika dilakukan dengan benar, dan 70% kasus bahkan tidak perlu dilakukan operasi jika ditangani sebelum usia lima bulan,” jelas dr. Deryl.
Adapun untuk kondisi kaki O pada anak, dr. Deryl mengatakan bahwa kondisi ini masih dianggap normal sampai anak berusia tiga tahun.
Cara kita melihatnya yaitu dengan merapatkan mata kaki anak lalu dilihat bagian lututnya apakah jaraknya kurang dari enam sentimeter. Jika iya maka masih dianggap normal. Namun, jika jaraknya lebih dari enam sentimeter, adanya nyeri, serta anak berjalan pincang, maka harus segera dikonsultasikan ke dokter. Untuk penanganan kaki O diantaranya dapat melalui metode observasi, pemasangan brace, atau operasi.
Baca juga : Kenapa Vaksin Covid-19 Picu Bengkak pada Pengguna Filler?
Metode ini dipilih tergantung pada derajat keparahan dan kondisi medis lainnya. Sedangkan untuk kondisi kaki X, ia mengatakan bahwa ini adalah kondisi yang umum. Di usia tiga tahun, kaki agak sedikit ke dalam seperti bentuk X, dan saat berusia delapan tahun akan kembali normal. Untuk memeriksa kondisi kaki X ini dapat dilakukan dengan merapatkan kedua lutut anak, jika jarak antara kedua mata kaki anak kurang dari delapan sentimeter, maka masih dianggap normal.
Jika terdapat kelainan bentuk yang berat, terdapat nyeri, pincang, hanya satu kaki yang terlibat saat beraktivitas segera konsultasikan ke dokter. “Jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat,” pungkasnya.
Adapun untuk kondisi kaki O pada anak, dr. Deryl mengatakan bahwa kondisi ini masih dianggap normal sampai anak berusia tiga tahun.
Cara kita melihatnya yaitu dengan merapatkan mata kaki anak lalu dilihat bagian lututnya apakah jaraknya kurang dari enam sentimeter. Jika iya maka masih dianggap normal. Namun, jika jaraknya lebih dari enam sentimeter, adanya nyeri, serta anak berjalan pincang, maka harus segera dikonsultasikan ke dokter. Untuk penanganan kaki O diantaranya dapat melalui metode observasi, pemasangan brace, atau operasi.
Baca juga : Kenapa Vaksin Covid-19 Picu Bengkak pada Pengguna Filler?
Metode ini dipilih tergantung pada derajat keparahan dan kondisi medis lainnya. Sedangkan untuk kondisi kaki X, ia mengatakan bahwa ini adalah kondisi yang umum. Di usia tiga tahun, kaki agak sedikit ke dalam seperti bentuk X, dan saat berusia delapan tahun akan kembali normal. Untuk memeriksa kondisi kaki X ini dapat dilakukan dengan merapatkan kedua lutut anak, jika jarak antara kedua mata kaki anak kurang dari delapan sentimeter, maka masih dianggap normal.
Jika terdapat kelainan bentuk yang berat, terdapat nyeri, pincang, hanya satu kaki yang terlibat saat beraktivitas segera konsultasikan ke dokter. “Jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat,” pungkasnya.
(wur)
Lihat Juga :