Cegah Dehidrasi, Haruskah Minum 8 Gelas Air Sehari?
Minggu, 10 Januari 2021 - 15:35 WIB
loading...
A
A
A
Dengan begitu rekomendasi dari Mayo Clinic terkait air yang dibutuhkan per hari adalah delapan gelas cairan (bukan semata air putih). Ini bisa didapat dari jus, susu, teh, dan lain-lain yang turut berkontribusi dalam menghidrasi tubuh. “Opsi yang bagus untuk hidrasi tubuh tanpa tambahan kalori adalah air infused dengan buah dan sayuran, teh tawar, atau sparkling water,” kata Levinson.
Ia melanjutkan, tubuh akan menyerap cairan yang terdapat pada makanan seperti halnya pada cairan. Banyak sayur dan buah dengan kandungan air yang tinggi. Beberapa di antaranya adalah mentimun, selada, seledri, tomar, stroberi, jeruk, dan semangka. Bahkan kuah sup dan es krim juga terhitung sebagai cairan.
Kopi disebutkan sebelumnya juga dapat memenuhi kebutuhan cairan. Hanya, kopi bersifat diuretik, yang memicu kita untuk buang air kecil lebih sering. Termasuk alkohol. Jadi jangan menghitung segelas wine yang Anda seruput di malam hari sebagai sumber cairan. Jika pun ingin menikmati alkohol, tetap hidrasi tubuh dengan air putih.
Bukan hanya minuman , makanan juga bisa bersifat diuretik. “Seperti makanan tinggi garam, akibatnya tubuh akan menahan lebih banyak air dan membuat menjadi haus. Minum lebih banyak air akan membantu cairan dalam tubuh kembali bergerak normal. Penting untuk menghidrasi tubuh ketika Anda berkeringat," kata Levinson.
Selain makanan, air adalah bahan bakar untuk berolahraga. Ketika berkeringat, tubuh pun kehilangan cairan, dan Anda harus menggantikan cairan yang hilang itu. Karenanya sebelum berolahraga atau akan beraktivitas di luar ruangan, minum satu atau dua gelas air. Kemudian minumlah setengah gelas setiap 15 menit sekali. Perlu juga menanamkan kebiasaan minum sebelum haus.
Ia melanjutkan, tubuh akan menyerap cairan yang terdapat pada makanan seperti halnya pada cairan. Banyak sayur dan buah dengan kandungan air yang tinggi. Beberapa di antaranya adalah mentimun, selada, seledri, tomar, stroberi, jeruk, dan semangka. Bahkan kuah sup dan es krim juga terhitung sebagai cairan.
Kopi disebutkan sebelumnya juga dapat memenuhi kebutuhan cairan. Hanya, kopi bersifat diuretik, yang memicu kita untuk buang air kecil lebih sering. Termasuk alkohol. Jadi jangan menghitung segelas wine yang Anda seruput di malam hari sebagai sumber cairan. Jika pun ingin menikmati alkohol, tetap hidrasi tubuh dengan air putih.
Bukan hanya minuman , makanan juga bisa bersifat diuretik. “Seperti makanan tinggi garam, akibatnya tubuh akan menahan lebih banyak air dan membuat menjadi haus. Minum lebih banyak air akan membantu cairan dalam tubuh kembali bergerak normal. Penting untuk menghidrasi tubuh ketika Anda berkeringat," kata Levinson.
Selain makanan, air adalah bahan bakar untuk berolahraga. Ketika berkeringat, tubuh pun kehilangan cairan, dan Anda harus menggantikan cairan yang hilang itu. Karenanya sebelum berolahraga atau akan beraktivitas di luar ruangan, minum satu atau dua gelas air. Kemudian minumlah setengah gelas setiap 15 menit sekali. Perlu juga menanamkan kebiasaan minum sebelum haus.
Lihat Juga :