Perani Ibu Tunggal, Lulu Tobing Harus Menguras Emosi di Film Yang Tak Tergantikan
Minggu, 10 Januari 2021 - 16:36 WIB
loading...
A
A
A
“Saya disarankan manajer menonton film Korea, saya lupa judulnya. Sebagai anak saya punya ibu. Saya mencermati dan mengingat kembali bagaimana selama ini mama meng-handle masalahnya sendiri dan masalah anak-anak,” katanya.
Meski ibu bukan peran baru, Lulu Tobing mengalami kesulitan di lokasi syuting. Salah satunya, saat diminta menangis sambil marah. Adegan ini direkam dengan teknik kamera handheld agar adegan terasa dinamis.
Baca juga : Selamat! Jabodetabek Sukses, Hari Ini 4 TV MNCN Lanjut Siaran Digital di DIY
“Yang berat saat terus marah-marah sambil menangis dan mengingat blocking (karena adegan diambil) dalam one shot. Saya kasihan sama cameraman, gambar direkam dengan teknik hand-held, makanya saya sebagai pelakon harus sesedikit mungkin membuat kesalahan (agar tidak merepotkan yang lain),” akunya
Berperan sebagai ibu tunggal dengan tiga anak dan dihadapkan pada masalah bertubi-tubi, artis kelahiran Cilacap, 21 November 1977 ini mengaku kali ini perannya cukup menguras emosi. "Karena saya kebetulan orang yang sensitif, jadi menyerap peran yang saya mainkan mungkin jadi agak di luar dosis gitu, karena saya sensitif," ujar Lulu.
Meski ibu bukan peran baru, Lulu Tobing mengalami kesulitan di lokasi syuting. Salah satunya, saat diminta menangis sambil marah. Adegan ini direkam dengan teknik kamera handheld agar adegan terasa dinamis.
Baca juga : Selamat! Jabodetabek Sukses, Hari Ini 4 TV MNCN Lanjut Siaran Digital di DIY
“Yang berat saat terus marah-marah sambil menangis dan mengingat blocking (karena adegan diambil) dalam one shot. Saya kasihan sama cameraman, gambar direkam dengan teknik hand-held, makanya saya sebagai pelakon harus sesedikit mungkin membuat kesalahan (agar tidak merepotkan yang lain),” akunya
Berperan sebagai ibu tunggal dengan tiga anak dan dihadapkan pada masalah bertubi-tubi, artis kelahiran Cilacap, 21 November 1977 ini mengaku kali ini perannya cukup menguras emosi. "Karena saya kebetulan orang yang sensitif, jadi menyerap peran yang saya mainkan mungkin jadi agak di luar dosis gitu, karena saya sensitif," ujar Lulu.
Lihat Juga :