Aman dan Halal, IDI Himbau Masyarakat dan Nakes Tak Anti Vaksin
Rabu, 13 Januari 2021 - 11:25 WIB
loading...
A
A
A
“Jadi vaksin tersebut sudah dijamin keamanan dan efektivitasnya dari mana pun asal dan mereknya,” terang dr. Daeng. Terkait kehalalan vaksin COVID-19 diakui dr. Daeng sebagai salah satu faktor penting agar vaksin mudah diterima masyarakat. Jumat lalu (8/1), Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah menyatakan bahwa vaksin Sinovac hukumnya suci dan halal. Untuk menangani COVID-19 sendiri ada dua strategi yang disiapkan.
Baca juga : Seseorang Masih Bisa Terinfeksi COVID-19 usai Divaksinasi, Ini Alasannya
“Pertama, poin penanggulangannya berada pada menekan kecepatan penularannya. Strateginya yakni, orang yang sudah terinfeksi harus cepat ditemukan agar cepat dilokalisir penularannya. Lalu, orang yang sehat berupaya agar tidak tertular dengan cara menerapkan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak),” jelas dr. Daeng.
Tambahan selain menerapkan protokol kesehatan adalah, menjaga daya tahan tubuh melalui mengonsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup, dan berolahraga secara teratur.
Baca juga : Seseorang Masih Bisa Terinfeksi COVID-19 usai Divaksinasi, Ini Alasannya
“Pertama, poin penanggulangannya berada pada menekan kecepatan penularannya. Strateginya yakni, orang yang sudah terinfeksi harus cepat ditemukan agar cepat dilokalisir penularannya. Lalu, orang yang sehat berupaya agar tidak tertular dengan cara menerapkan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak),” jelas dr. Daeng.
Tambahan selain menerapkan protokol kesehatan adalah, menjaga daya tahan tubuh melalui mengonsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup, dan berolahraga secara teratur.
(wur)
Lihat Juga :