Selulit Tidak Bisa Hilang, Tapi Hanya Bisa Dicegah, Ini Caranya
Sabtu, 23 Januari 2021 - 19:51 WIB
loading...
foto / dok istimewa
A
A
A
JAKARTA - Selulit adalah bagian tubuh normal yang sangat umum di mana lemak subkutan, jenis lemak yang terletak tepat di bawah kulit, tampak beriak, mengerut, atau berlesung pipit. Saat lemak mendorong ke atas melalui pita fibrosa yang menghubungkan kulit ke otot, jaringan fibrosa menarik kulit masuk, menyebabkan tampilan yang menggumpal.
"Selulit paling sering muncul di paha, bokong, dan terkadang perut, dan lebih sering terjadi pada wanita daripada pria. Studi menunjukkan bahwa selulit ditemukan pada 80-90% wanita yang telah melewati masa pubertas, jadi dengan ukuran itu, selulit ditemukan adalah bagian tubuh yang normal," kata Alicia Little, MD, PhD, asisten profesor dermatologi di Yale University School of Medicine.
Baca juga : Menparekraf Sandiaga Uno Pastikan Protokol Kesehatan Pariwisata di Batam
Dilansir dari Insider, Sabtu (23/1) selulit tidak membahayakan, kecuali jika itu disebabkan masalah kosmetik yang utama. Kesalahan informasi seputar selulit, dan survei tahun 2020 menunjukkan bahwa banyak dokter ingin orang tahu bahwa selulit bukanlah kesalahan mereka. Karena itu, jika Anda ingin mengurangi tampilan selulit, ada beebrapa hal yang perlu diketahui.
Tidak ada cara untuk sepenuhnya menghilangkan selulit, dan perawatan hanya mengurangi kemunculannya untuk sementara. "Tujuan dari perawatan tersebut adalah untuk memperbaiki penampilan selulit, tetapi tidak sepenuhnya menghilangkannya," jelas Little.
Baca juga : Gigi Hadid Ungkap Nama Anaknya, Khai Hadid Malik
Gen, bersama dengan faktor lain , dapat menentukan kemungkinan terjadinya selulit. Anne Chapas, MD, pendiri dan direktur medis Union Square Laser Dermatology mengungkapkan, bahwa genetika pasti berperan dalam menentukan siapa yang akan mengembangkan selulit. Selulit juga bisa diturunkan dalam keluarga. Berat badan dan tonus otot juga dapat berperan dalam perkembangan selulit.
"Selulit paling sering muncul di paha, bokong, dan terkadang perut, dan lebih sering terjadi pada wanita daripada pria. Studi menunjukkan bahwa selulit ditemukan pada 80-90% wanita yang telah melewati masa pubertas, jadi dengan ukuran itu, selulit ditemukan adalah bagian tubuh yang normal," kata Alicia Little, MD, PhD, asisten profesor dermatologi di Yale University School of Medicine.
Baca juga : Menparekraf Sandiaga Uno Pastikan Protokol Kesehatan Pariwisata di Batam
Dilansir dari Insider, Sabtu (23/1) selulit tidak membahayakan, kecuali jika itu disebabkan masalah kosmetik yang utama. Kesalahan informasi seputar selulit, dan survei tahun 2020 menunjukkan bahwa banyak dokter ingin orang tahu bahwa selulit bukanlah kesalahan mereka. Karena itu, jika Anda ingin mengurangi tampilan selulit, ada beebrapa hal yang perlu diketahui.
Tidak ada cara untuk sepenuhnya menghilangkan selulit, dan perawatan hanya mengurangi kemunculannya untuk sementara. "Tujuan dari perawatan tersebut adalah untuk memperbaiki penampilan selulit, tetapi tidak sepenuhnya menghilangkannya," jelas Little.
Baca juga : Gigi Hadid Ungkap Nama Anaknya, Khai Hadid Malik
Gen, bersama dengan faktor lain , dapat menentukan kemungkinan terjadinya selulit. Anne Chapas, MD, pendiri dan direktur medis Union Square Laser Dermatology mengungkapkan, bahwa genetika pasti berperan dalam menentukan siapa yang akan mengembangkan selulit. Selulit juga bisa diturunkan dalam keluarga. Berat badan dan tonus otot juga dapat berperan dalam perkembangan selulit.
Lihat Juga :