Anak Boleh Ngemil Kok, Kenali Syarat dan Ketentuannya Ya!
Sabtu, 23 Januari 2021 - 21:45 WIB
loading...
foto / dok unilever.com
A
A
A
JAKARTA - Kesadaran tentang pentingnya memilih cemilan yang baik sangat krusial. Pasalnya jika salah pilih bisa memiliki berbagai akibat jangka panjang, seperti obesitas dan terganggunya daya tahan tubuh anak, terutama di masa pandemi Covid-19 saat ini. Diperkirakan juga bahwa 15-25% penyakit anak-anak disebabkan karena pola makan yang kurang tepat, termasuk cemilan.
"Selain itu, ketika anak-anak lebih banyak beraktivitas di rumah akibat pandemi, orang tua pun memiliki kesempatan emas untuk menumbuhkan kebiasaan baru, yakni memilih cemilan yang lebih baik,” jelas dokter spesialis anak, dr Attila Dewanti Sp.A(K)saat menjadi pembicara di acara konferensi pers virtual bertema Pentingnya Memilih Cemilan Baik untuk Tumbuh Kembang Anak yang diadakan oleh Ice Cream Wall's Paddle Pop, beberapa waktu lalu.
Baca juga : Cegah Iritasi, Cermat Pilih Produk untuk Kulit Si Kecil
Menurut dokter Atilla, cemilan merupakan elemen makanan yang tidak bisa dipisahkan dari asupan harian anak. Berdasarkan studi, hampir semua anak Indonesia (97.7%) mengonsumsi lebih banyak cemilan dan minuman kemasan dibandingkan sayuran dan buah-buahan.
Apalagi dengan banyaknya pilihan cemilan di pasaran, orang tua kesulitan membedakan cemilan yang baik atau tidak, serta menyediakan alternatif cemilan yang lebih baik, dengan rasa yang disukai anak-anak.
"Selain itu, ketika anak-anak lebih banyak beraktivitas di rumah akibat pandemi, orang tua pun memiliki kesempatan emas untuk menumbuhkan kebiasaan baru, yakni memilih cemilan yang lebih baik,” jelas dokter spesialis anak, dr Attila Dewanti Sp.A(K)saat menjadi pembicara di acara konferensi pers virtual bertema Pentingnya Memilih Cemilan Baik untuk Tumbuh Kembang Anak yang diadakan oleh Ice Cream Wall's Paddle Pop, beberapa waktu lalu.
Baca juga : Cegah Iritasi, Cermat Pilih Produk untuk Kulit Si Kecil
Menurut dokter Atilla, cemilan merupakan elemen makanan yang tidak bisa dipisahkan dari asupan harian anak. Berdasarkan studi, hampir semua anak Indonesia (97.7%) mengonsumsi lebih banyak cemilan dan minuman kemasan dibandingkan sayuran dan buah-buahan.
Apalagi dengan banyaknya pilihan cemilan di pasaran, orang tua kesulitan membedakan cemilan yang baik atau tidak, serta menyediakan alternatif cemilan yang lebih baik, dengan rasa yang disukai anak-anak.
Lihat Juga :