10 Kebiasaan yang Bisa Sabotase Kesehatan Anda

Selasa, 26 Januari 2021 - 20:55 WIB
loading...
10 Kebiasaan yang Bisa...
Ada beberapa kebiasaan harian yang tanpa kita sadari dapat menurunkan kesehatan, baik fisik maupun mental. Foto Ilustrasi/Healthyfood.com
A A A
JAKARTA - Semua orang pasti tahu kalau merokok berbahaya , sama halnya dengan menyantap terlalu banyak makanan hasil prosesan.

Tapi ada loh beberapa kebiasaan harian yang tanpa kita sadari dapat menurunkan kesehatan , baik fisik maupun mental. Apa saja? Simak ulasan berikut, seperti dikutip dari Verywell Health.

Baca Juga: Kimchi Terbukti Mampu Turunkan Hipertensi dan Kolesterol

1. Mengingat Kembali Momen Stres
Mengulang ingatan kembali tentang momen stres di masa lalu, entah itu lima menit atau bahkan lima tahun lalu, tidak baik dampaknya untuk kesehatan psikologis Anda. Berdasarkan penelitian, dapat meningkatkan gejala depresif. Semakin sering memikirkan kejadian yang membuat stres, semakin mungkin mereka menderita depresi. Baiknya lupakan hal tidak menyenangkan di masa lampau, dan fokus akan masa depan!

2. Curhat ke Teman
Mungkin Anda berpikir curhat ke teman dapat membantu melepas emosi negatif. Tapi bukan melepas perasaan negatif, studi menunjukkan hal itu malah menguatkan emosi negatif. Studi tahun 2011 yang dipublikasikan di Journal of Clinical Child and Adolescent Psychology menunjukkan kalau anak yang sering curhat masalahnya kepada teman lebih mungkin terdiagnosa depresi. Curhat juga tidak baik untuk wanita. Studi yang dipublikasikan di Hormones and Behavior menemukan, membicarakan masalah kepada teman meningkatkan kadar hormon stres wanita.

3. Mengkritik Diri
Sering menyebut diri bodoh setiap kali melakukan kesalahan? Ini buruk bagi kesehatan mental. Studi tahun 2014 yang dipublikaskikan di Personality and Individual Differences menemukan, kritik terhadap diri sendiri dapat meningkatkan gejala depresif. Sebaliknya, kasih sayang terhadap diri sendiri dihubungkan dengan kesehatan psikologis yang lebih tinggi dan kemampuan beradaptasi dalam situasi sulit.

4. Banyak Habiskan Waktu Browsing Media Sosial
Entah browsing Facebook, Pinterest, atau media sosial lain, yang jelas kebiasaan ini merugikan kesehatan mental. Ironisnya, studi menemukan bahwa media sosial, platform yang sengaja dibuat untuk menghubungkan orang, justru membuat penggunanya merasa terisolasi. Semakin banyak waktu dihabiskan untuk mengunjungi situs media sosial, semakin merasa penggunanya terisolasi.

Isolasi sosial ini berbahaya bagi kesehatan mental dan fisik. Melihat foto liburan teman atau mobil barunya lewat media sosial, bisa membuat perasaan iri. Penelitian membuktikan rasa iri meningkatkan risiko depresi. Studi juga menunjukkan, waktu yang dihabiskan pada media sosial menurunkan mood seseorang. Alihkan energi Anda dengan berinteraksi langsung dengan orang lain.

5. Begadang
Penelitian menunjukkan, waktu tidur sangatlah berharga. Begadang dan menunda waktu tidur hingga pagi hari, meningkatkan risiko kesehatan. Memang tampaknya bagi sebagian orang tidur dan bangun di waktu yang terjadwal agak sulit. Tapi seiring waktu hal ini menjadi terbiasa.

6. Menghabiskan Uang
Sekilas, belanja impulsif membuat Anda merasa lebih baik untuk sementara waktu. Padahal kenyatannya, pengeluaran berlebihan daripada pendapatan dapat membuat efek jangka panjang. Studi yang dipublikasikan di Clinical Psychology Review menemukan korelasi antara kesehatan mental dengan masalah keuangan. Peneliti menyimpulkan masalah mental lebih tinggi tiga kali dialami oleh mereka yang terjebak utang. Bahkan risiko tinggi bunuh diri juga mengintai. Orang yang bunuh diri, delapan kali lebih mungkin terjerat utang.

7. Menonton TV
Menonton TV terlalu lama berbahaya bagi otak. Penelitian tahun 2016 yang dipublikasikan di JAMA Psychiatry menemukan, paparan TV yang tinggi dengan rendahnya aktivitas di masa dewasa muda, dihubungkan dengan kehidupan paruh baya yang buruk. Orang yang menonton TV lebih dari tiga jam per hari selama 25 tahun, memiliki tes kognitif yang buruk dibandingkan dengan orang yang kurang menonton TV. Alihkan kebiasaan ini dengan aktivitas fisik yang lebih bermakna.

8. Makan Walau Tidak Lapar
Makan walau tidak sedang lapar lebih didorong oleh emosi atau iseng belaka. Padahal mengonsumsi kalori berlebih bisa menyebabkan berat badan berlebih. Akibatnya risiko kesehatan pun muncul. Sebut saja diabetes tipe 2, hipertensi, penyakit jantung dan stroke, osteoarthritis, sleep apnea, kanker jenis tertentu, dan penyakit ginjal.

Jadikan makanan sebagai bahan bakar, bukan sebagai hiburan atau penghilang stres. Kenali rasa lapar Anda. Cobalah untuk berjalan kaki atau meditasi untuk mengatasi mood yang tidak enak. Mengurangi kalori dapat memperpanjang hidup dan membuat hidup lebih sehat.

Baca Juga: Bagaimana sih Cara Kerja Genose, Tingkat Akurasi dan Harganya?

9. Duduk Terlalu Lama
Aktivitas yang pasif dihubungkan dengan peningkatan risiko obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit kardiovaskular. Selain berbahaya bagi kesehatan fisik, duduk terlalu lama juga berisiko tinggi terkena depresi. Selingi dengan bergerak selama beberapa menit untuk meregangkan otot setiap 15 menit sekali.

10. Abai pada Kesehatan Kulit
Penting untuk setiap hari mengoleskan tabir surya, bahkan di saat mendung sekalipun. Hal ini bisa mengurangi risiko terkena kanker kulit (termasuk melanoma) sebanyak 40%-50%. Terlebih hidup di negara tropis, pemakaian tabir surya dengan kadar SPF (sun protection factor) tertentu adalah keharusan.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
HighEnd Magazine Dorong...
HighEnd Magazine Dorong Perempuan Modern Peduli Mental Wellness Lewat HighTea Eksklusif
Jelang Iduladha, Aldi...
Jelang Iduladha, Aldi Taher Serukan Makan Daging Tanpa Takut Kolesterol
Jangan Tunggu Keluhan,...
Jangan Tunggu Keluhan, Pemeriksaan Mata Anak Perlu Dilakukan Sejak Dini
5 Manfaat Kopi yang...
5 Manfaat Kopi yang Jarang Diketahui, Bikin Panjang Umur hingga Cegah Penyakit Kronis
Nunung Tekankan Pentingnya...
Nunung Tekankan Pentingnya Perawatan Alami untuk Kesehatan Tubuh dan Benjolan
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Wujudkan Ruang Aman...
Wujudkan Ruang Aman bagi Anak, Ibu-Ibu di Bajawa Dibekali Edukasi Pengasuhan dan Kesehatan
Transformasi Rejuve...
Transformasi Rejuve Dorong Kebiasaan Hidup Sehat
Rekomendasi
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Berita Terkini
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Perkenalkan Budaya Aceh,...
Perkenalkan Budaya Aceh, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Tampil dengan Tari Ratoh Jaroe
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Cari 38 Finalis Terbaik, Audisi Terakhir Digelar di Jakarta
Kabar Duka, Icuk Nugroho...
Kabar Duka, Icuk Nugroho Pemeran Saep di Preman Pensiun Meninggal Dunia
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Ruben Onsu Akui Sempat...
Ruben Onsu Akui Sempat Minta Bertemu Anak di Sekolah, Namun Gagal karena Alasan Ini
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved