Virus Nipah Disebut Akan Menjadi Epidemi Baru, Ini Penjelasan Epidemolog!
Rabu, 27 Januari 2021 - 17:30 WIB
loading...
Virus Nipah ini (NiV) bisa menyebabkan penyakit mulai dari ringan hingga berat. Foto/Shutterstock
A
A
A
JAKARTA - Belum selesai masalah dengan SarsCov2, kini virus lain tengah merebak. Virus yang dikenal dengan nama virus Nipah ini (NiV) bisa menyebabkan penyakit mulai dari ringan hingga berat. Sebut saja pembengkakan otak (encephalitis) dan potensi kematian, dikutip dari CDC.Gov.
Gejala umumnya muncul di 4-14 hari setelah terekspos virus. Penyakitnya sendiri biasanya sekira 3-14 hari dengan demam dan sakit kepala. Seringkali ditandai dengan masalah pernapasan seperti batuk, radang tenggorokan, hingga kesulitan bernapas.
Kemungkinan diikuti dengan encephalitis, dimana gejalanya bisa meliputi mengantuk, disorientasi, dan kebingungan mental yang kemudian dapat berkembang menjadi koma dalam 24-48 jam.
Kematian bisa terjadi dalam 40-75% kasus. Efek samping penyintas virus ini, diketahui terjadj kejang arau perubahan perilaku. Dilaporkan juga terjadi kekambuhan kembali setelah sembuh dalam hitungan bulanan maupun tahunan setelah terinfeksi. Virus ini sendiri belum ada vaksinnya. Di tahun 1998, virus Nipah pernah menjadi wabah di Malaysia dan Singapura.
Baca Juga : Waspada! Virus Nipah Jadi Pandemi Baru di Asia, Kenali Penyakitnya
Gejala umumnya muncul di 4-14 hari setelah terekspos virus. Penyakitnya sendiri biasanya sekira 3-14 hari dengan demam dan sakit kepala. Seringkali ditandai dengan masalah pernapasan seperti batuk, radang tenggorokan, hingga kesulitan bernapas.
Kemungkinan diikuti dengan encephalitis, dimana gejalanya bisa meliputi mengantuk, disorientasi, dan kebingungan mental yang kemudian dapat berkembang menjadi koma dalam 24-48 jam.
Kematian bisa terjadi dalam 40-75% kasus. Efek samping penyintas virus ini, diketahui terjadj kejang arau perubahan perilaku. Dilaporkan juga terjadi kekambuhan kembali setelah sembuh dalam hitungan bulanan maupun tahunan setelah terinfeksi. Virus ini sendiri belum ada vaksinnya. Di tahun 1998, virus Nipah pernah menjadi wabah di Malaysia dan Singapura.
Baca Juga : Waspada! Virus Nipah Jadi Pandemi Baru di Asia, Kenali Penyakitnya
Lihat Juga :