Trigger Finger Jari Serasa Terkunci, Bagaimana Mengatasinya?
Rabu, 03 Februari 2021 - 15:25 WIB
loading...
A
A
A
Kendati memiliki profesi yang berisiko terkena trigger finger, namun sebetulnya gangguan ini bisa dicegah. Yakni dengan mengambil istirahat untuk sementara waktu di sela-sela berkegiatan. Misalnya tidak terlalu lama duduk di hadapan komputer, selingi dengan berjalan-jalan. Kemudian bisa juga dengan melakukan peregangan sederhana. Peregangan tubuh, khususnya pada jari, bisa dilakukan cukup selama 5 sampai 10 menit.
Gangguan pada jari ini dapat ditangani secara mandiri, yaitu dengan istirahat, pemasangan alat bantu splints, atau melakukan stretching/peregangan tangan.Pemasangan alat bantu splints disarankan dilakukan di malam hari agar pada waktu pagi hari tidak terlalu mengganggu pada saat mulai menggerakkan tangan. Sementara untuk peregangan, dianjurkan dilakukan sendiri. Sebab jika meminta pertolongan orang lain, dikhawatirkan mereka tidak tahu seberapa keras pijatan yang harus dilakukan.
Baca Juga : Daftar Makanan Sehat yang Sangat Baik buat Remaja Perempuan
Apabila penanganan mandiri tidak mampu mengurangi keluhan, maka penderita dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis bedah ortopedi. Selanjutnya dokter akan melakukan injeksi steroid dan antinyeri pada area yang terlibat, dimana cara ini terbilang kurang lebih 70% efektif.
Dokter juga akan menyarankan pemakaian night splinting agar jari-jari yang dirasakan sakit dapat beristirahat. Kalaupun langkah-langkah ini tidak juga membuahkan hasil, maka dokter akan melakukan pembebasan tendon melalui tindakan operasi invasif minimal.
Gangguan pada jari ini dapat ditangani secara mandiri, yaitu dengan istirahat, pemasangan alat bantu splints, atau melakukan stretching/peregangan tangan.Pemasangan alat bantu splints disarankan dilakukan di malam hari agar pada waktu pagi hari tidak terlalu mengganggu pada saat mulai menggerakkan tangan. Sementara untuk peregangan, dianjurkan dilakukan sendiri. Sebab jika meminta pertolongan orang lain, dikhawatirkan mereka tidak tahu seberapa keras pijatan yang harus dilakukan.
Baca Juga : Daftar Makanan Sehat yang Sangat Baik buat Remaja Perempuan
Apabila penanganan mandiri tidak mampu mengurangi keluhan, maka penderita dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis bedah ortopedi. Selanjutnya dokter akan melakukan injeksi steroid dan antinyeri pada area yang terlibat, dimana cara ini terbilang kurang lebih 70% efektif.
Dokter juga akan menyarankan pemakaian night splinting agar jari-jari yang dirasakan sakit dapat beristirahat. Kalaupun langkah-langkah ini tidak juga membuahkan hasil, maka dokter akan melakukan pembebasan tendon melalui tindakan operasi invasif minimal.
Lihat Juga :