Masa Pandemi, Penyitas Kanker Harus Memperhatikan Asupan Nutrisi
Minggu, 21 Februari 2021 - 17:10 WIB
loading...
A
A
A
Selain dari zat-zat gizi, kebersihan makanan, penyimpanan dan pengolahannya juga penting untuk diperhatikan bagi pasien kanker dan keluarga. Pastikan suhu penyimpanan bahan makanan sesuai dengan jenis bahannya. Hindari makanan berpengawet kimia.
Bila diawetkan dengan vakum atau dibuat menjadi frozen, masih bisa ditolerir walaupun kesegaran makanan masih menjadi pilihan yang lebih baik. Terkait dengan penggunaan frozen food, yang penting adalah kita mengetahui darimana asal dan cara pengolahannya.
Baca Juga : Sempat Tak Berjalan Optimal, YKPI Aktif Kembali di Masa Pandemi
“Bila memang harus mengonsumsi makanan frozen misalnya untuk alasan kepraktisan, maka freezer juga harus rajin dibersihkan dan dipastikan tidak terdapat bunga es. Setelah dikeluarkan dari freezer, daging harus segera diolah dengan melalui proses thawing (proses mencairkan bahan makanan yang beku) terlebih dahulu” tambah dr. Ika.
Perwakilan dari Yayasan Kanker Payudara Indonesia Nita Suzzanna yang juga merupakan penyintas kanker payudara, menceritakan kisah hidupnya dalam melawan kanker. Dengan semangat dan kemauannya untuk sembuh serta dukungan dari keluarga, akhirnya sel-sel kanker tersebut bisa hilang dari tubuhnya setelah menjalani enam tahun terapi.
Bila diawetkan dengan vakum atau dibuat menjadi frozen, masih bisa ditolerir walaupun kesegaran makanan masih menjadi pilihan yang lebih baik. Terkait dengan penggunaan frozen food, yang penting adalah kita mengetahui darimana asal dan cara pengolahannya.
Baca Juga : Sempat Tak Berjalan Optimal, YKPI Aktif Kembali di Masa Pandemi
“Bila memang harus mengonsumsi makanan frozen misalnya untuk alasan kepraktisan, maka freezer juga harus rajin dibersihkan dan dipastikan tidak terdapat bunga es. Setelah dikeluarkan dari freezer, daging harus segera diolah dengan melalui proses thawing (proses mencairkan bahan makanan yang beku) terlebih dahulu” tambah dr. Ika.
Perwakilan dari Yayasan Kanker Payudara Indonesia Nita Suzzanna yang juga merupakan penyintas kanker payudara, menceritakan kisah hidupnya dalam melawan kanker. Dengan semangat dan kemauannya untuk sembuh serta dukungan dari keluarga, akhirnya sel-sel kanker tersebut bisa hilang dari tubuhnya setelah menjalani enam tahun terapi.
Lihat Juga :