EPO Daewoong Infion Disebut Dapat Hemat Harga Obat Asuransi
Rabu, 03 Maret 2021 - 03:23 WIB
loading...
Daewoong Infion juga tetap menghormati agama dan budaya Indonesia dengan menyediakan produk EPO bersertifikasi halal. / Foto: ilustrasi/ist
A
A
A
JAKARTA - Daewoong Infion, perusahaan farmasi yang memiliki pabrik produksi biosimilar pertama di Indonesia, telah memproduksi erythropoietin (EPO) yang merupakan pengobatan anemia untuk pasien gagal ginjal yang menjalani cuci darah dan untuk pasien kanker. Sejak 2017, Jaminan Kesehatan Nasional menyediakan perawatan untuk pasien penyakit ginjal kronis (PGK). EPO Daewoong Infion kali pertama dirilis di pasar Indonesia pada 2017 dan telah digunakan sebagai pengobatan anemia untuk pasien cuci darah dan pasien kanker.
Baca juga: Bisa Berakibat Fatal di Masa Pandemi, Kenali Beberapa Faktor Penyebab Asma
Karena cakupan asuransi pengobatan penyakit ginjal kronis, sebagian besar pasien biasanya hanya mendapatkan perawatan EPO dua kali sebulan. Daewoong Infion mampu mengurangi beban biaya pengobatan dengan menghadirkan produk EPO ke dalam program JKN. Dengan demikian, pasien yang kurang mampu akan tetap mendapatkan perawatan berkualitas tinggi. Sebelum produk EPO dari Daewoong Infion tersedia, semua perawatan menggunakan obat impor yang mahal. Namun, melalui produksi langsung Daewoong Infion EPO di dalam negeri, penghematan harga obat asuransi dapat ditingkatkan dari 40% menjadi 60%.
"Daewoong Infion berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia dengan menyediakan obat-obatan unggul dan aman dengan harga yang terjangkau. Daewoong Infion juga tetap menghormati agama dan budaya Indonesia dengan menyediakan produk EPO bersertifikasi halal sebagai obat yang diturunkan dari sel hewan pertama di dunia," papar President Director Daewoong Infion, Chang- woo Suh dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/3).
"Kami berencana memimpin pengembangan dan menjadikan Indonesia sebagai kiblat biofarmasi dengan melakukan penelitian, mengeksplorasi biofarmasi baru melalui kerjasama terbuka dengan pemerintah dan perguruan tinggi Indonesia," lanjutnya.
Baca juga: Bisa Berakibat Fatal di Masa Pandemi, Kenali Beberapa Faktor Penyebab Asma
Karena cakupan asuransi pengobatan penyakit ginjal kronis, sebagian besar pasien biasanya hanya mendapatkan perawatan EPO dua kali sebulan. Daewoong Infion mampu mengurangi beban biaya pengobatan dengan menghadirkan produk EPO ke dalam program JKN. Dengan demikian, pasien yang kurang mampu akan tetap mendapatkan perawatan berkualitas tinggi. Sebelum produk EPO dari Daewoong Infion tersedia, semua perawatan menggunakan obat impor yang mahal. Namun, melalui produksi langsung Daewoong Infion EPO di dalam negeri, penghematan harga obat asuransi dapat ditingkatkan dari 40% menjadi 60%.
"Daewoong Infion berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia dengan menyediakan obat-obatan unggul dan aman dengan harga yang terjangkau. Daewoong Infion juga tetap menghormati agama dan budaya Indonesia dengan menyediakan produk EPO bersertifikasi halal sebagai obat yang diturunkan dari sel hewan pertama di dunia," papar President Director Daewoong Infion, Chang- woo Suh dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/3).
"Kami berencana memimpin pengembangan dan menjadikan Indonesia sebagai kiblat biofarmasi dengan melakukan penelitian, mengeksplorasi biofarmasi baru melalui kerjasama terbuka dengan pemerintah dan perguruan tinggi Indonesia," lanjutnya.
Lihat Juga :