3 Juta Masker Terbuang Tiap Menit Menjadi Ancaman Lingkungan
Selasa, 23 Maret 2021 - 15:50 WIB
loading...
3 Juta Masker Terbuang Tiap Menit Menjadi Ancaman Lingkungan. Foto/BBC.
A
A
A
JAKARTA - Masker penting digunakan untuk mencegah penyebaran Covid-19 . Meskipun diperlukan, penelitian menunjukkan bahwa masker sekali pakai yang terbuat dari mikrofiber plastik dapat berkontribusi pada masalah plastik yang sedang berlangsung di dunia.
Hampir 130 miliar masker wajah digunakan secara global setiap bulan, artinya sekitar 3 juta masker terbuang tiap menit. Para peneliti dari Universitas Denmark Selatan dan Universitas Princeton, menjelaskan sangat penting untuk mengenali potensi ancaman lingkungan ini dan mencegahnya menjadi masalah plastik berikutnya.
Dalam sebuah penelitian yang baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal Frontiers of Environmental Science & Engineering, para peneliti memperingatkan bahwa masker sekali pakai yang dibuat dengan mikrofiber plastik tidak dapat langsung terurai secara hayati tetapi dapat terfragmentasi menjadi partikel plastik yang lebih kecil, yaitu plastik mikro dan nano yang tersebar luas di ekosistem.
Baca Juga : Agar Tetap Sehat Selama Musim Panas, Hindari 5 Asupan Ini
Pandemi Covid-19 telah meningkatkan produksi masker sekali pakai, yang menurut para peneliti sekarang dalam skala yang sama dengan botol plastik, penyumbang utama masalah plastik dunia dengan sekitar 43 miliar botol diproduksi di seluruh dunia setiap bulan.
Hampir 130 miliar masker wajah digunakan secara global setiap bulan, artinya sekitar 3 juta masker terbuang tiap menit. Para peneliti dari Universitas Denmark Selatan dan Universitas Princeton, menjelaskan sangat penting untuk mengenali potensi ancaman lingkungan ini dan mencegahnya menjadi masalah plastik berikutnya.
Dalam sebuah penelitian yang baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal Frontiers of Environmental Science & Engineering, para peneliti memperingatkan bahwa masker sekali pakai yang dibuat dengan mikrofiber plastik tidak dapat langsung terurai secara hayati tetapi dapat terfragmentasi menjadi partikel plastik yang lebih kecil, yaitu plastik mikro dan nano yang tersebar luas di ekosistem.
Baca Juga : Agar Tetap Sehat Selama Musim Panas, Hindari 5 Asupan Ini
Pandemi Covid-19 telah meningkatkan produksi masker sekali pakai, yang menurut para peneliti sekarang dalam skala yang sama dengan botol plastik, penyumbang utama masalah plastik dunia dengan sekitar 43 miliar botol diproduksi di seluruh dunia setiap bulan.
Lihat Juga :