Perlunya Mengasah Soft Skills agar Sukses Berkarier di Industri Kuliner
Kamis, 01 April 2021 - 01:26 WIB
loading...
A
A
A
“Pikiran harus satu langkah lebih maju. Dalam pengertian tempatkanlah diri Anda dengan pola pikir dan kemampuan di atas posisi yang sebenarnya. Misalnya seorang karyawan biasa harus menempatkan diri sebagai seorang assistant supervisor. Demikian juga seorang assistant supervisor harus berpikiran dan punya kemampuan seperti seorang supervisor, terus begitu. Jadi bisa memacu dirinya lebih, dengan begitu bisa berkembang lebih cepat di dunia kuliner,” paparnya.
Lalu kata Chef William, untuk calon chef, mereka harus memiliki target yang jelas, baik jangka pendek maupun jangka panjang agar terpacu untuk lebih giat belajar dan bekerja.
“Seorang chef tidak hanya bisa memasak, tapi juga harus memiliki soft skills, serta mampu berkomunikasi baik dengan sesama tim satu departemen atau departemen lain. Selain itu juga harus memiliki conceptual skill, artinya selalu punya ide-ide kreatif di bidang kuliner. Karena dunia kuliner selalu berkembang mengikuti perkembangan zaman,” beber Chef William.
Salah satu “pabrik” yang diharapkan mampu melahirkan juru masak andal adalah Jurusan Tata Boga atau Kuliner di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PGRI 2 Kudus. Siswa di sekolah binaan Djarum Foundation ini tidak hanya diajarkan memasak, tapi juga dilatih untuk memiliki keterampilan lunak (soft skills) yang sesuai dengan kebutuhan industri kuliner.
Mereka tidak hanya belajar di ruang kelas, dapur restoran juga menjadi tempat belajar mempraktikkan ilmu memasak, membuat kue, meracik minuman, dan berbagai hidangan spesial.
Lalu kata Chef William, untuk calon chef, mereka harus memiliki target yang jelas, baik jangka pendek maupun jangka panjang agar terpacu untuk lebih giat belajar dan bekerja.
“Seorang chef tidak hanya bisa memasak, tapi juga harus memiliki soft skills, serta mampu berkomunikasi baik dengan sesama tim satu departemen atau departemen lain. Selain itu juga harus memiliki conceptual skill, artinya selalu punya ide-ide kreatif di bidang kuliner. Karena dunia kuliner selalu berkembang mengikuti perkembangan zaman,” beber Chef William.
Salah satu “pabrik” yang diharapkan mampu melahirkan juru masak andal adalah Jurusan Tata Boga atau Kuliner di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PGRI 2 Kudus. Siswa di sekolah binaan Djarum Foundation ini tidak hanya diajarkan memasak, tapi juga dilatih untuk memiliki keterampilan lunak (soft skills) yang sesuai dengan kebutuhan industri kuliner.
Mereka tidak hanya belajar di ruang kelas, dapur restoran juga menjadi tempat belajar mempraktikkan ilmu memasak, membuat kue, meracik minuman, dan berbagai hidangan spesial.
Lihat Juga :