Mengenal Kista Seperti yang Diidap Aurel Hermansyah
Rabu, 07 April 2021 - 23:10 WIB
loading...
Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah. Foto/Instagram.
A
A
A
JAKARTA - Aurel Hermansyah didiagnosa memiliki kista di rahimnya . Hal ini diketahui ketika ia menjalani pemeriksaan kesetahan ke dokter kandungan bersama sang bunda, Ashanty . Beruntungnya, kista yang diidap Aurel merupakan kista hormonal .
Ini terbukti dari pemeriksaan kesehatan selanjutnya yang dilakukan Aurel bersama sang suami, Atta Halilintar . Dari postingan Instagram Story Atta, diketahui kista yang diidap istrinya itu sudah hilang dan pasangan ini siap menjalani program kehamilan.
Dilansir dari Health Line, Rabu (7/4) kista merupakan kantung dari jaringan membran yang berisi cairan, udara, atau zat lain. Kista dapat tumbuh hampir di mana saja di tubuh atau di bawah kulit. Ada banyak jenis kista. Kebanyakan kista bersifat jinak, atau non-kanker.
Baca Juga : Kista Hilang, Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah Siap Jalani Program Kehamilan
Jika kantung berisi nanah, kista terinfeksi dan akan berubah menjadi abses. Adapun beberapa penyebab umum kista meliputi tumor, kondisi genetik, kesalahan pada organ embrio yang sedang berkembang, cacat pada sel, kondisi peradangan kronis dan penyumbatan saluran di tubuh yang menyebabkan penumpukan cairan.
Ini terbukti dari pemeriksaan kesehatan selanjutnya yang dilakukan Aurel bersama sang suami, Atta Halilintar . Dari postingan Instagram Story Atta, diketahui kista yang diidap istrinya itu sudah hilang dan pasangan ini siap menjalani program kehamilan.
Dilansir dari Health Line, Rabu (7/4) kista merupakan kantung dari jaringan membran yang berisi cairan, udara, atau zat lain. Kista dapat tumbuh hampir di mana saja di tubuh atau di bawah kulit. Ada banyak jenis kista. Kebanyakan kista bersifat jinak, atau non-kanker.
Baca Juga : Kista Hilang, Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah Siap Jalani Program Kehamilan
Jika kantung berisi nanah, kista terinfeksi dan akan berubah menjadi abses. Adapun beberapa penyebab umum kista meliputi tumor, kondisi genetik, kesalahan pada organ embrio yang sedang berkembang, cacat pada sel, kondisi peradangan kronis dan penyumbatan saluran di tubuh yang menyebabkan penumpukan cairan.
Lihat Juga :