Hati hati Bakteri dan Jamur, Ini Alasan Pentingnya Mengganti Popok Si Kecil
Jum'at, 16 April 2021 - 19:05 WIB
loading...
foto / dok istimewa
A
A
A
JAKARTA - Mengecek popok si Kecil secara berkala penting dilakukan agar terhindari dari ruam kulit. Selain itu orang tua pun dapat terhindar dari tangisan bayi yang terus menerus.
Wenny Damayanti (Head of Marketing Baby Care – Kimberly Clark Softex) menerangkan berdasarkan riset yang dilakukan oleh Sweety, 80% iritasi penyebab ruam popok disebabkan oleh kontak yang terlalu lama dengan popok lembab, sehingga timbul bakteri dan jamur. “Bakteri dan jamur ini akan menyebabkan masalah kulit seperti iritasi, infeksi, gatal-gatal, dan kemerahan,” ujar Wenny seperti dalam rilis yang diterima SINDOnews.com
Baca juga : Anggun Banget, Ini Rekomendasi Gaya Hijab Syari ala Kartika Putri
Hal tersebut membuat si Kecil menjadi tidak nyaman ketika beraktivitas dan menurunkan kualitas tidurnya. Padahal pola tidur di 1.000 hari pertama si Kecil sangat berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangannya. “Oleh karena itu, orang tua turut berperan besar dalam memperhatikan kecukupan tidur si Kecil agar fisik dan mentalnya menjadi lebih siap menghadapi tantangan esok hari,” ujar Wenny.
Di sisi lain, banyak orang mengira, jika si Kecil menangis sendirian tanpa henti baik saat beraktivitas di siang hari maupun saat tidur di malam hari, berarti si kecil sedang diganggu oleh makhluk mitos. “Padahal, bisa saja bayi menangis tanpa henti karena popoknya sudah terlalu penuh,” ujar Wenny.
Baca juga : Gaya Glamor Entesar Al-Hammadi, Model Yaman yang diculik Houthi
Terinspirasi dari kepercayaan tersebut, Sweety meluncurkan inisiatif kreatif berupa rangkaian iklan cetak yang menggambarkan bagaimana jika tidak mengganti popok tepat waktu dapat membuat si Kecil berubah menjadi makhluk yang dapat ‘menghantui’ orang tua. Visual dalam ide inisiatif ini digambarkan menjadi tiga macam makhluk mitos yaitu Gunderuwo, Buto Ijo, dan Leyak.
Wenny Damayanti (Head of Marketing Baby Care – Kimberly Clark Softex) menerangkan berdasarkan riset yang dilakukan oleh Sweety, 80% iritasi penyebab ruam popok disebabkan oleh kontak yang terlalu lama dengan popok lembab, sehingga timbul bakteri dan jamur. “Bakteri dan jamur ini akan menyebabkan masalah kulit seperti iritasi, infeksi, gatal-gatal, dan kemerahan,” ujar Wenny seperti dalam rilis yang diterima SINDOnews.com
Baca juga : Anggun Banget, Ini Rekomendasi Gaya Hijab Syari ala Kartika Putri
Hal tersebut membuat si Kecil menjadi tidak nyaman ketika beraktivitas dan menurunkan kualitas tidurnya. Padahal pola tidur di 1.000 hari pertama si Kecil sangat berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangannya. “Oleh karena itu, orang tua turut berperan besar dalam memperhatikan kecukupan tidur si Kecil agar fisik dan mentalnya menjadi lebih siap menghadapi tantangan esok hari,” ujar Wenny.
Di sisi lain, banyak orang mengira, jika si Kecil menangis sendirian tanpa henti baik saat beraktivitas di siang hari maupun saat tidur di malam hari, berarti si kecil sedang diganggu oleh makhluk mitos. “Padahal, bisa saja bayi menangis tanpa henti karena popoknya sudah terlalu penuh,” ujar Wenny.
Baca juga : Gaya Glamor Entesar Al-Hammadi, Model Yaman yang diculik Houthi
Terinspirasi dari kepercayaan tersebut, Sweety meluncurkan inisiatif kreatif berupa rangkaian iklan cetak yang menggambarkan bagaimana jika tidak mengganti popok tepat waktu dapat membuat si Kecil berubah menjadi makhluk yang dapat ‘menghantui’ orang tua. Visual dalam ide inisiatif ini digambarkan menjadi tiga macam makhluk mitos yaitu Gunderuwo, Buto Ijo, dan Leyak.
Lihat Juga :