Pandemi Mengimbas Pariwisata Bali, Joger Gaet 97 Pemandu Wisata yang Terdampak
Rabu, 21 April 2021 - 12:40 WIB
loading...
A
A
A
Laki-laki yang biasa dipanggil Armand Joger itu menjelaskan, para pemandu wisata tersebut aktivitasnya adalah melayani pengunjung Joger, yang berkunjung secara langsung ke toko maupun online (jastip). Setiap pemandu wisata bisa beraktivitas tiga kali dalam sebulan dengan penghasilan minimal Rp500.000 per satu kali kedatangan.
Joger sendiri adalah salah satu tempat belanja oleh-oleh khas Bali yang paling sering dikunjungi para wisatawan Bali. Kata-kata unik yang digunakan pada setiap produknya seperti kaus, sandal, topi, mug, gantungan kunci, stiker, dan lain-lain menjadi ciri khas tersendiri di antara berbagai produk oleh-oleh yang ada di Bali.
Baca Juga: Oakwood Hotel & Residence Surabaya Beri Kejutan Spesial Extraordinary Gift pada Ramadhan
Armand menyatakan, pandemi COVID-19 memunculkan inovasi untuk tetap exist, yakni sekarang produk-produk Joger bisa diperoleh dengan cara berbelanja tanpa harus hadir. Para pecinta Joger akan dibantu oleh pemandu wisata yang akan mencarikan produk yang mereka cari. Kemudian barang akan dikirim menggunakan ekspedisi.
"Kali ini kami fokus melakukan kegiatan sosial ke anggota keluarga Joger, dan orang-orang yang sudah dan akan selalu mendukung eksistensi kami. Nanti kalau kondisi sudah kembali normal, kami akan melakukan kegiatan Garing seperti bedah rumah, membantu pendukung pasien yang kurang mampu, dan paket sederhana ke abdi masyarakat," pungkas Armand.
Joger sendiri adalah salah satu tempat belanja oleh-oleh khas Bali yang paling sering dikunjungi para wisatawan Bali. Kata-kata unik yang digunakan pada setiap produknya seperti kaus, sandal, topi, mug, gantungan kunci, stiker, dan lain-lain menjadi ciri khas tersendiri di antara berbagai produk oleh-oleh yang ada di Bali.
Baca Juga: Oakwood Hotel & Residence Surabaya Beri Kejutan Spesial Extraordinary Gift pada Ramadhan
Armand menyatakan, pandemi COVID-19 memunculkan inovasi untuk tetap exist, yakni sekarang produk-produk Joger bisa diperoleh dengan cara berbelanja tanpa harus hadir. Para pecinta Joger akan dibantu oleh pemandu wisata yang akan mencarikan produk yang mereka cari. Kemudian barang akan dikirim menggunakan ekspedisi.
"Kali ini kami fokus melakukan kegiatan sosial ke anggota keluarga Joger, dan orang-orang yang sudah dan akan selalu mendukung eksistensi kami. Nanti kalau kondisi sudah kembali normal, kami akan melakukan kegiatan Garing seperti bedah rumah, membantu pendukung pasien yang kurang mampu, dan paket sederhana ke abdi masyarakat," pungkas Armand.
(tsa)
Lihat Juga :