Tangguh dan Penuh Cinta Kasih, Ini Sosok Kartini Modern JAQS
Rabu, 21 April 2021 - 18:06 WIB
loading...
A
A
A
Dokter Hewan Novi, Ikut Sedih Ketika Satwa Sakit
![Tangguh dan Penuh Cinta Kasih, Ini Sosok Kartini Modern JAQS]()
Seluruh satwa di JAQS bisa menyapa Anda karena kondisi mereka yang sehat dan optimal. Di balik satwa-satwa yang beraneka ragam serta unik itu, Anda bisa menemui sosok dokter hewan yang sangat sabar, terampil merawat, dan mengobati seluruh satwa di JAQS. Namanya drh. Novi Tandria, dokter hewan lulusan Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor (IPB), Bogor.
Bergabung dengan JAQS kali pertama pada Mei 2018. Sempat jeda, kini drh. Novi kembali lagi bekerja sama dengan JAQS. Kecintaannya pada satwa liar, membuat Novi jatuh cinta pada profesinya.
"Sewaktu kuliah saya mengikuti himpunan minat dan profesi satwa liar karena saya tertarik sekali dengan satwa liar dan konservasi. Sebelum bergabung dengan JAQS, saya punya pengalaman kerja di praktisi hewan kecil sekitar enam tahun namun merasa tertantang berhadapan dengan satwa liar. Nah, begitu diberikan kesempatan bekerja di JAQS, saya merasa ini merupakan kesempatan saya ikut melestarikan keberadaan satwa liar
Evelyn, Menyelam dan Berbagi Emosi dengan Satwa
![Tangguh dan Penuh Cinta Kasih, Ini Sosok Kartini Modern JAQS]()
Mungkin Anda tidak menyangka, ada sosok perempuan tangguh yang rutin menyelam dan memastikan satwa-satwa akuatik terjamin kesehatannya, termasuk memberinya makan. Geraknya terlihat tangguh tapi luwes di saat yang bersamaan.

Seluruh satwa di JAQS bisa menyapa Anda karena kondisi mereka yang sehat dan optimal. Di balik satwa-satwa yang beraneka ragam serta unik itu, Anda bisa menemui sosok dokter hewan yang sangat sabar, terampil merawat, dan mengobati seluruh satwa di JAQS. Namanya drh. Novi Tandria, dokter hewan lulusan Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor (IPB), Bogor.
Bergabung dengan JAQS kali pertama pada Mei 2018. Sempat jeda, kini drh. Novi kembali lagi bekerja sama dengan JAQS. Kecintaannya pada satwa liar, membuat Novi jatuh cinta pada profesinya.
"Sewaktu kuliah saya mengikuti himpunan minat dan profesi satwa liar karena saya tertarik sekali dengan satwa liar dan konservasi. Sebelum bergabung dengan JAQS, saya punya pengalaman kerja di praktisi hewan kecil sekitar enam tahun namun merasa tertantang berhadapan dengan satwa liar. Nah, begitu diberikan kesempatan bekerja di JAQS, saya merasa ini merupakan kesempatan saya ikut melestarikan keberadaan satwa liar
Evelyn, Menyelam dan Berbagi Emosi dengan Satwa

Mungkin Anda tidak menyangka, ada sosok perempuan tangguh yang rutin menyelam dan memastikan satwa-satwa akuatik terjamin kesehatannya, termasuk memberinya makan. Geraknya terlihat tangguh tapi luwes di saat yang bersamaan.
Lihat Juga :