Kembangkan Inovasi, Ateja Mask Berupaya Bantu Pemerintah dan Masyarakat
Kamis, 22 April 2021 - 23:11 WIB
loading...
A
A
A
"Diawali terjadi kelangkaan masker medis di mana-mana, harga masker sangat tinggi dan tak terjangkau kalangan menengah-bawah. Beranjak dari hal tersebut, PT Ateja tergerak untuk membantu pemerintah dan masyarakat dengan mengembangkan masker berbahan kain. Ateja Mask pertama yang dibuat adalah masker kain dengan tipe flat-fold yang telah melewati proses ujicoba, sebelum akhirnya dipasarkan secara resmi pada 17 April 2020," tuturnya.
Menurut Benny, pada akhir 2020, Ateja Mask menjadi satu-satunya produk masker kain produksi Indonesia yang mendapatkan sertifikasi AFNOR UNS-1 (standar masker kain yang dipergunakan di Eropa).
"Ateja Mask aman dan nyaman dipakai serta mampu memproteksi manusia dari ancaman virus Covid-19, sehingga kita dapat terus menjalankan aktivitas secara normal dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan dan Gerakan 5M. Melalui hal tersebut kehidupan diharapkan dapat segera pulih seperti sediakala dan roda ekonomi kembali dapat berputar dengan cepat," jelas Benny.
Baca juga: Nathalie Holscher Positif Hamil, Netizen: Allah Tak Izinkan Bunda Bercerai
Bukan hanya masker, PT Ateja juga berinovasi memproduksi Ateja Hazmat yang kiwari terbagi atas dua kategori yaitu Medical Hazmat dan Fashion Hazmat, untuk penggunaan di perkantoran, bagi dokter atau tenaga medis, dan masyarakat umum. "Produk Ateja Medical Hazmat sendiri telah memeroleh ijin edar dari Kementerian Kesehatan RI, 3 September 2020. Produk APD kami sampai saat ini tercatat telah diekspor ke 8 negara yang mencakup 3 benua, yakni Asia, Australia, dan Amerika," tuntasnya.
Menurut Benny, pada akhir 2020, Ateja Mask menjadi satu-satunya produk masker kain produksi Indonesia yang mendapatkan sertifikasi AFNOR UNS-1 (standar masker kain yang dipergunakan di Eropa).
"Ateja Mask aman dan nyaman dipakai serta mampu memproteksi manusia dari ancaman virus Covid-19, sehingga kita dapat terus menjalankan aktivitas secara normal dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan dan Gerakan 5M. Melalui hal tersebut kehidupan diharapkan dapat segera pulih seperti sediakala dan roda ekonomi kembali dapat berputar dengan cepat," jelas Benny.
Baca juga: Nathalie Holscher Positif Hamil, Netizen: Allah Tak Izinkan Bunda Bercerai
Bukan hanya masker, PT Ateja juga berinovasi memproduksi Ateja Hazmat yang kiwari terbagi atas dua kategori yaitu Medical Hazmat dan Fashion Hazmat, untuk penggunaan di perkantoran, bagi dokter atau tenaga medis, dan masyarakat umum. "Produk Ateja Medical Hazmat sendiri telah memeroleh ijin edar dari Kementerian Kesehatan RI, 3 September 2020. Produk APD kami sampai saat ini tercatat telah diekspor ke 8 negara yang mencakup 3 benua, yakni Asia, Australia, dan Amerika," tuntasnya.
(nug)
Lihat Juga :