Kembangkan Inovasi, Ateja Mask Berupaya Bantu Pemerintah dan Masyarakat

Kamis, 22 April 2021 - 23:11 WIB
loading...
Kembangkan Inovasi,...
Penggunaan masker berkualitas menjadi keharusan dalam segala aktivitas agar terhindar dari Covid-19. / Foto: ist
A A A
JAKARTA - Dalam kondisi yang masih pandemi Covid-19, masyarakat mengalami adaptasi kebiasaan dalam bersosialisasi. Penggunaan masker berkualitas menjadi keharusan dalam segala aktivitas agar terhindar dari Covid-19. Setelah setahun lebih pandemi Covid-19 mendera, masker yang awalnya merupakan produk kesehatan, kini telah menjelma menjadi tren bagi penggunanya.

Baca juga: Kembali Positif COVID-19, Atta Halilintar: Semoga Gak Sampe Lebaran

Banyak perusahaan memproduksi masker berkualitas, salah satunya PT Ateja, yang dikenal sebagai perusahaan tekstil pemroduksi technical fabric. "Setelah menggeluti technical textile, pada perkembangannya, muncul ide guna membuat kain penunjang kesehatan, yang antara lain tercetus dari kebutuhan salah satu RS di Kabupaten Bandung Barat, yakni tirai untuk ruang rawat inap pasien," ungkap Direktur PT Ateja, Benny Judihardjo dalam keterangan persnya, Kamis (22/4).

Hal tersebut, lanjut Benny, mampu diwujudkan melalui teknologi V-Shield yang mampu mematikan virus dan bakteri yang melekat pada permukaan kain. Inovasi tersebut telah disertifikasi Guandong Detection Centre of Microbiology, Tiongkok, yang menyimpulkan bahwa V-Shield produk Ateja efektif membunuh virus dan bakteri dalam kurun waktu < 2 jam dengan efektivitas 99.94%.

Sukses mengembangkan produk kain kesehatan, Ateja mulai mengembangkan produk masker kain bermerek Ateja Mask. "Hadirnya Ateja Mask, didasari oleh niat mulia, yaitu membantu pemerintah dan masyarakat," kata Benny.

"Diawali terjadi kelangkaan masker medis di mana-mana, harga masker sangat tinggi dan tak terjangkau kalangan menengah-bawah. Beranjak dari hal tersebut, PT Ateja tergerak untuk membantu pemerintah dan masyarakat dengan mengembangkan masker berbahan kain. Ateja Mask pertama yang dibuat adalah masker kain dengan tipe flat-fold yang telah melewati proses ujicoba, sebelum akhirnya dipasarkan secara resmi pada 17 April 2020," tuturnya.

Menurut Benny, pada akhir 2020, Ateja Mask menjadi satu-satunya produk masker kain produksi Indonesia yang mendapatkan sertifikasi AFNOR UNS-1 (standar masker kain yang dipergunakan di Eropa).

"Ateja Mask aman dan nyaman dipakai serta mampu memproteksi manusia dari ancaman virus Covid-19, sehingga kita dapat terus menjalankan aktivitas secara normal dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan dan Gerakan 5M. Melalui hal tersebut kehidupan diharapkan dapat segera pulih seperti sediakala dan roda ekonomi kembali dapat berputar dengan cepat," jelas Benny.

Baca juga: Nathalie Holscher Positif Hamil, Netizen: Allah Tak Izinkan Bunda Bercerai

Bukan hanya masker, PT Ateja juga berinovasi memproduksi Ateja Hazmat yang kiwari terbagi atas dua kategori yaitu Medical Hazmat dan Fashion Hazmat, untuk penggunaan di perkantoran, bagi dokter atau tenaga medis, dan masyarakat umum. "Produk Ateja Medical Hazmat sendiri telah memeroleh ijin edar dari Kementerian Kesehatan RI, 3 September 2020. Produk APD kami sampai saat ini tercatat telah diekspor ke 8 negara yang mencakup 3 benua, yakni Asia, Australia, dan Amerika," tuntasnya.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Efek Samping Menggunakan...
5 Efek Samping Menggunakan Masker Putih Telur, Bikin Iritasi Kulit
Tips Membuat Scrub Wajah...
Tips Membuat Scrub Wajah Teh Hijau dan Madu, Bisa Mencegah Jerawat!
Cara Menggunakan Masker...
Cara Menggunakan Masker Peel Off yang Benar, Pastikan Wajah Bersih dari Sisa Makeup
Momen Libur Nataru,...
Momen Libur Nataru, Sandiaga Uno Imbau Masyarakat Kenakan Masker Lagi
Kasus Covid-19 Melonjak,...
Kasus Covid-19 Melonjak, Warga Malaysia Panic Buying Borong Masker
Kasus Covid-19 dan Mycoplasma...
Kasus Covid-19 dan Mycoplasma Pneumonia Merebak, Yuk Kembali Pakai Masker!
Terima Bantuan Masker,...
Terima Bantuan Masker, Warga di Tebet: Terima Kasih MNC Peduli
MNC Peduli Salurkan...
MNC Peduli Salurkan Masker untuk Program Kemasyarakatan ke Damkar Tebet
Hujan di Jakarta Mengandung...
Hujan di Jakarta Mengandung Mikroplastik, Menkes dan Pramono Kompak Ajak Pakai Masker
Rekomendasi
SNA Dorong Inovasi Ahli...
SNA Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Indonesia Sehat
IHSG Ambruk 3,56% ke...
IHSG Ambruk 3,56% ke 5.883 Sore Ini, Tekanan Jual Hantam Nyaris Seluruh Sektor
Bea Cukai Musnahkan...
Bea Cukai Musnahkan 44 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp32,9 Miliar
Berita Terkini
Komnas Perempuan Klarifikasi...
Komnas Perempuan Klarifikasi Kedatangan Sarwendah, Ternyata Belum Buat Aduan Resmi
Dulu Dipaksa Les Nyanyi,...
Dulu Dipaksa Les Nyanyi, Kini Arcelly Bersinar di Panggung Nasional
Tantri Kotak Diduga...
Tantri Kotak Diduga Jadi Korban Penipuan Rp10 Miliar, Arda Naff Angkat Bicara
Tinggalkan Karakter...
Tinggalkan Karakter Garang, Kim Mu Yeol Bertransformasi Jadi Dokter Hangat di First Doctor
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 3: Mila Makin Yakin Berpisah, Kondisi Efendi Kian memburuk
Dorong Ekosistem Lagu...
Dorong Ekosistem Lagu Anak Berkualitas, KILA 2026 Resmi Dibuka
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved