Kurang Tidur Picu Berbagai Masalah Kesehatan, Apa Saja?
Selasa, 04 Mei 2021 - 16:04 WIB
loading...
A
A
A
Menurut sebuah penelitian, orang yang kurang tidur hampir tiga kali lebih mudah terserang flu dibanding orang yang beristirahat cukup. Para peneliti juga menemukan bahwa gangguan tidur mengurangi kemampuan sel dalam melawan inflamasi atau peradangan. Kondisi ini juga membuat kondisi seperti asma, radang sendi, hingga penyakit kardiovaskular makin sulit diatasi.
2. Penuaan kulit
Menurut sebuah penelitian dari University of Wisconsin, kualitas tidur yang buruk sangat berkorelasi dengan masalah kulit kronis. Penelitian ini menemukan kekurangan tidur menyebabkan tanda penuaan kulit yang lebih awal. Tak hanya itu, ketika ada kerusakan kulit, kurang tidur membuat proses penyembuhan makin lama.
3. Memperburuk ingatan
Bahaya kurang tidur tidak hanya mengintai orang dewasa, tapi juga anak-anak. Kurang tidur bisa menurunkan ingatan mereka. Hasilnya, mereka akan lebih sulit menerima pelajaran ketika di sekolah. Hal yang sama juga berlaku pada orang dewasa. Gangguan tidur untuk waktu yang lama bisa menyebabkan perubahan struktural otak yang berhubungan dengan memori jangka panjang.
Lebih jauh lagi, kurang tidur terkait dengan penyakit Alzheimer. Beberapa penelitian menemukan, tidur bisa membantu membersihkan otak dari protein beta-amyloid yang berhubungan dengan penyakit tersebut.
2. Penuaan kulit
Menurut sebuah penelitian dari University of Wisconsin, kualitas tidur yang buruk sangat berkorelasi dengan masalah kulit kronis. Penelitian ini menemukan kekurangan tidur menyebabkan tanda penuaan kulit yang lebih awal. Tak hanya itu, ketika ada kerusakan kulit, kurang tidur membuat proses penyembuhan makin lama.
3. Memperburuk ingatan
Bahaya kurang tidur tidak hanya mengintai orang dewasa, tapi juga anak-anak. Kurang tidur bisa menurunkan ingatan mereka. Hasilnya, mereka akan lebih sulit menerima pelajaran ketika di sekolah. Hal yang sama juga berlaku pada orang dewasa. Gangguan tidur untuk waktu yang lama bisa menyebabkan perubahan struktural otak yang berhubungan dengan memori jangka panjang.
Lebih jauh lagi, kurang tidur terkait dengan penyakit Alzheimer. Beberapa penelitian menemukan, tidur bisa membantu membersihkan otak dari protein beta-amyloid yang berhubungan dengan penyakit tersebut.
Lihat Juga :