Menparekraf Sandiaga Tak Segan Tutup Destinasi Wisata yang Sebabkan Klaster Lebaran

Selasa, 11 Mei 2021 - 02:05 WIB
loading...
Menparekraf Sandiaga...
Menparekraf Sandiaga Tak Segan Tutup Destinasi Wisata yang Sebabkan Klaster Lebaran. Foto/Siska Permata Sari.
A A A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno tak segan untuk menutup destinasi wisata dan sentra-sentra ekonomi kreatif apabila tempat tersebut menjadi kluster baru saat Lebaran mendatang.

“Kami secara tegas menyampaikan, jika destinasi wisata dan sentra-sentra ekonomi kreatif itu hadir sebagai risiko peningkatan Covid-19, tentunya tidak segan-segan kami akan berikan rekomendasi untuk ditutup,” kata Sandiaga dalam acara Weekly Press Briefing 2021 di Gedung Sapta Pesona, Gambir, Jakarta, Senin (10/5).

Oleh karena itu Sandiaga minta pengelola destinasi wisata dan setra ekonomi kreatif menerapkan protokol kesehatan ketat untuk mencegah munculnya klaster Lebaran. Hal ini menjadi salah satu cara Sandiaga untuk mencegah klaster baru.

Hal tersebut dilakukan demi mecegah laju penularan Covid-19 . Terlebih, saat ini ada tiga varian baru Covid-19 yang telah masuk ke Indonesia.

Baca Juga : Sebelum Ditangkap KPK, Bupati Novi Rahman Hidayat Ngobrol bareng Sandiaga Uno Bahas Pariwisata Nganjuk

“Jauh-jauh hari sudah saya sampaikan, protokol kesehatan yang harus bisa diterapkan secara ketat dan disiplin,” tegas Sandiaga.

Lebih lanjut, Sandiaga berharap, pihak-pihak pengelola destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif dapat bekerja sama mematuhi protokol kesehatan. Selain itu, masyarakat juga diminta tetap menerapkan protokol kesehatan demi mencegah lonjakan kasus positif Covid-19.

“Saya harapkan kerjasama dari seluruh pihak untk mematuhi pemerintah mengenai larangan mudik ini dan peningkatan protokol kesehatan. Saya mendapat kabar bahwa varian baru, variant of concern sudah ditemukan di Jakarta dan wilayah lainnya, jadi sudah sepatutnya kita berhati-hati,” jelas Sandiaga.

Selain protokol kesehatan, destinasi wisata, khususnya di DKI Jakarta juga sudah menerapkan batas maksimal kapasitas pengunjung sebanyak 25-30%.

Baca Juga : Ini Harapan Menparekraf Sandi dari Film Penantian Cinta di Telaga Menjer

“Jadi sekali lagi saya mengingatkan, dan saya butuh kerjasama semua pihak bahwa tiap-tiap pengelola destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif patuh dan ketat dalam penerapan protokol kesehatan. Jika di DKI, (maksimal kapasitas pengunjung itu) 30%, itu adalah batas maksimalnya,” tandasnya.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
Kelab Pantai Favorit...
Kelab Pantai Favorit di Bali, Klive Beach Club Menjadi Ikon Baru Uluwatu
Ini Destinasi Ramah...
Ini Destinasi Ramah Anak untuk Mengisi Liburan Sekolah di Jakarta
Bukan Sekadar Tempat...
Bukan Sekadar Tempat Liburan, Tanjung Lesung Punya Potensi Jadi Sanctuary
Bandung Jadi Destinasi...
Bandung Jadi Destinasi Favorit saat Libur Panjang, Ini 3 Tempat Wisata Paling Hits
Indonesia - Jepang Teken...
Indonesia - Jepang Teken MoC Pariwisata, Perkuat Kerja Sama dan Tingkatkan Kunjungan Wisatawan
Wakil Ketua Komisi VII:...
Wakil Ketua Komisi VII: Gelaran Tona Sian Huta Angkat Opera Batak ke Panggung Nasional
Libur Panjang, Monas...
Libur Panjang, Monas Diserbu 4.009 Pengunjung, 129 di Antaranya Wisatawan Mancanegara
BPODT Sebut Infrastruktur...
BPODT Sebut Infrastruktur dan Regulasi Kunci Pengembangan Destinasi Danau Toba
Rekomendasi
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Gol Kylian Mbappe Bawa...
Gol Kylian Mbappe Bawa Prancis Ungguli Swedia 1-0 pada Babak Pertama
Berita Terkini
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved