Benarkah Orang yang Sudah Divaksin Tak Perlu Pakai Masker? Ini Penjelasan Epidemiolog
Jum'at, 14 Mei 2021 - 16:00 WIB
loading...
Benarkah Orang yang Sudah Divaksin Tak Perlu Pakai Masker? Ini Penjelasan Epidemiolog. Foto/South China Morning Post.
A
A
A
JAKARTA - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyebut orang yang sudah divaksin Covid-19 tidak perlu lagi menggunakan masker . Terkait hal tersebut, Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, dr. Dicky Budiman memberikan penjelasan.
Secara tegas dr. Dicky mengatakan bahwa pernyataan yang diberikan oleh CDC tidak bisa serta merta diterapkan Indonesia. Sebab itu adalah kebijakan di luar negeri. Terlebih dengan meningkatnya kasus positif Covid-19 di sejumlah wilayah di Tanah Air.
Baca Juga : CDC Sebut Orang yang Sudah Divaksinasi Tak Perlu Pakai Masker
“Apalagi negara yang strategi 3T kemudian vaksinasinya sudah sangat bagus (Amerika), aturannya tidak bisa diterapkan di Indonesia. Tidak bisa. Strateginya sama tapi perubahan atas pelonggaran tidak bisa sama,” jelas dr. Dicky kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (14/5).
Menurut dr. Dicky, kondisi dan leveling antara Amerika dan Indonesia sangatlah berbeda. Sebab Indonesia dalam level community transmission sejak satu tahun lebih hingga saat ini.
Baca Juga : Hati-Hati Penularan Covid-19 Lewat 3Cs Saat Lebaran
“Artinya banyak kasus sumber infeksi yang tidak bisa kita identifikasi. Jadi kondisi ini tidak bisa dijadikan rujukan untuk itu,” tandasnya.
Secara tegas dr. Dicky mengatakan bahwa pernyataan yang diberikan oleh CDC tidak bisa serta merta diterapkan Indonesia. Sebab itu adalah kebijakan di luar negeri. Terlebih dengan meningkatnya kasus positif Covid-19 di sejumlah wilayah di Tanah Air.
Baca Juga : CDC Sebut Orang yang Sudah Divaksinasi Tak Perlu Pakai Masker
“Apalagi negara yang strategi 3T kemudian vaksinasinya sudah sangat bagus (Amerika), aturannya tidak bisa diterapkan di Indonesia. Tidak bisa. Strateginya sama tapi perubahan atas pelonggaran tidak bisa sama,” jelas dr. Dicky kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (14/5).
Menurut dr. Dicky, kondisi dan leveling antara Amerika dan Indonesia sangatlah berbeda. Sebab Indonesia dalam level community transmission sejak satu tahun lebih hingga saat ini.
Baca Juga : Hati-Hati Penularan Covid-19 Lewat 3Cs Saat Lebaran
“Artinya banyak kasus sumber infeksi yang tidak bisa kita identifikasi. Jadi kondisi ini tidak bisa dijadikan rujukan untuk itu,” tandasnya.
(dra)
Lihat Juga :