Mengenal Sejarah Kampung China di Manado yang Sudah Ada Selama Ratusan Tahun
Minggu, 23 Mei 2021 - 20:50 WIB
loading...
A
A
A
Di seberang Klenteng Ban Hin Kiong, ada Klenteng Kwan Kong. Klenteng ini dibangun tahun 1967. Nama klenteng diambil dari sang pahlawan jujur dan setia bernama Kwan Kong sehingga pada hari ke-24 bulan keenam, klenteng ini merayakan hari khusus. Momen itu merupakan ulang tahun yang suci Kwan Kong.
![Mengenal Sejarah Kampung China di Manado yang Sudah Ada Selama Ratusan Tahun]()
Tak sulit menemukan lokasi Pecinan ini sebab berada di tengah-tengah kota. Untuk sampai ke sini, kita bisa menggunakan angkot jurusan Pasar 45 atau taksi online. Dari bandara berjarak sekitar 20 kilometer. Di sekitar kawasan banyak terdapat rumah makan atau kedai kopi.
Budayawan Tionghoa Sofyan Jimmy Yosadi mengatakan, kawasan Kampung China sejak ratusan tahun sudah ada di Kota Madnado atau dulunya disebut Wenang. Awalnya kawasan ini masih berupa rawa-rawa, dibangun di belakang Benteng Fort Amsterdam yang didirikan oleh bangsa Portugis dan Spanyol, kemudian dilanjutkan oleh pemerintah Hindia Belanda yang namanya diubah menjadi benteng Fort Nieuw Amsterdam (Amsterdam Baru).
Baca Juga: Butterbeer Harry Potter Akan Hadir di KEK MNC Lido City?

Tak sulit menemukan lokasi Pecinan ini sebab berada di tengah-tengah kota. Untuk sampai ke sini, kita bisa menggunakan angkot jurusan Pasar 45 atau taksi online. Dari bandara berjarak sekitar 20 kilometer. Di sekitar kawasan banyak terdapat rumah makan atau kedai kopi.
Budayawan Tionghoa Sofyan Jimmy Yosadi mengatakan, kawasan Kampung China sejak ratusan tahun sudah ada di Kota Madnado atau dulunya disebut Wenang. Awalnya kawasan ini masih berupa rawa-rawa, dibangun di belakang Benteng Fort Amsterdam yang didirikan oleh bangsa Portugis dan Spanyol, kemudian dilanjutkan oleh pemerintah Hindia Belanda yang namanya diubah menjadi benteng Fort Nieuw Amsterdam (Amsterdam Baru).
Baca Juga: Butterbeer Harry Potter Akan Hadir di KEK MNC Lido City?
Lihat Juga :