Review Film A Quiet Place Part 2
Rabu, 26 Mei 2021 - 09:52 WIB
loading...
A
A
A
Yang bakal sedikit dirasa mengurangi ketegangan di film ini adalah setting waktunya. Sebagian besar peristiwa di A Quiet Place Part 2 ini terjadi di siang hari atau ketika ada cahaya terang. Bagi pencinta horor, mungkin banyaknya cahaya ini akan menganggu ketegangan yang terjadi di dalam sebuah film. Namun, ada juga yang mungkin tidak terganggu. Keberadaan cahaya ini membuat orang akan lebih bisa melihat wujud alien itu dengan lebih baik. Di sini, detil wujud alien itu lebih jelas dibanding pada film pertama.
Baca Juga: Review Film Spiral: From The Book of Saw
Di sekuel ini, drama yang disajikan lebih kompleks. Masuknya Emmet dan sejumlah karakter lain di sini membuat ceritanya lebih berwarna. Selain itu, deskripsi makhluk itu dan kelemahannya juga semakin tereksplorasi di sini. Emosi juga dipermainkan dengan adanya dua alur cerita sekaligus di sini. Satu cerita mengikuti perjalanan Regan dan satu cerita mengikuti perjalanan Marcus. Film ini juga membuka celah untuk masuk ke babak 3.
Penonton juga akan disuguhi gambaran kondisi tempat terjadinya cerita ini selepas alien tiba di bumi. Perjalanan Regan mencari jalan keluar untuk menyelamatkan diri dari alien itu akan membawa ke sebuah petualangan baru. Sementara, bagaimana manusia yang tersisa harus bertahan hidup dari serangan makhluk itu juga tetap menjadi inti cerita film ini dengan plot Marcus yang terluka.
Sosok Emmet di film ini juga memberikan warna baru. Dia muncul sebagai pengganti Lee, tapi karakternya lebih lemah. Emmet adalah orang yang putus asa dan hanya ingin bertahan hidup. Namun, kehadiran Evelyn dan anak-anaknya akhirnya menggugah semangatnya untuk mencari jalan keluar. Sementara, Evelyn tampil sebagai wanita tangguh dan kuat yang akan melakukan apa pun demi anak-anaknya. Regan tumbuh menjadi gadis mandiri yang kuat dan Marcus, meski memiliki rasa tanggung jawab yang besar, pada awalnya menyimpan banyak rasa khawatir.
Baca Juga: Review Film Spiral: From The Book of Saw
Di sekuel ini, drama yang disajikan lebih kompleks. Masuknya Emmet dan sejumlah karakter lain di sini membuat ceritanya lebih berwarna. Selain itu, deskripsi makhluk itu dan kelemahannya juga semakin tereksplorasi di sini. Emosi juga dipermainkan dengan adanya dua alur cerita sekaligus di sini. Satu cerita mengikuti perjalanan Regan dan satu cerita mengikuti perjalanan Marcus. Film ini juga membuka celah untuk masuk ke babak 3.
Penonton juga akan disuguhi gambaran kondisi tempat terjadinya cerita ini selepas alien tiba di bumi. Perjalanan Regan mencari jalan keluar untuk menyelamatkan diri dari alien itu akan membawa ke sebuah petualangan baru. Sementara, bagaimana manusia yang tersisa harus bertahan hidup dari serangan makhluk itu juga tetap menjadi inti cerita film ini dengan plot Marcus yang terluka.
Sosok Emmet di film ini juga memberikan warna baru. Dia muncul sebagai pengganti Lee, tapi karakternya lebih lemah. Emmet adalah orang yang putus asa dan hanya ingin bertahan hidup. Namun, kehadiran Evelyn dan anak-anaknya akhirnya menggugah semangatnya untuk mencari jalan keluar. Sementara, Evelyn tampil sebagai wanita tangguh dan kuat yang akan melakukan apa pun demi anak-anaknya. Regan tumbuh menjadi gadis mandiri yang kuat dan Marcus, meski memiliki rasa tanggung jawab yang besar, pada awalnya menyimpan banyak rasa khawatir.
Lihat Juga :