Kembali Beraktivitas, Waktunya Jaga Imunitas Tubuh dengan Cara Alami
Sabtu, 05 Juni 2021 - 04:13 WIB
loading...
Untuk memulai rutinitas seusai libur panjang, penting untuk melengkapi diri dengan sistem kekebalan tubuh yang optimal. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Libur Lebaran sudah berakhir, masyarakat mulai kembali bekerja dan beraktivitas sebagaimana sebelumnya.
Baca juga: Live Streaming Pertandingan Sepak Bola Gratis No Ribet
Untuk memulai rutinitas seusai libur panjang, penting untuk melengkapi diri dengan sistem kekebalan tubuh yang optimal. Apalagi dengan adanya ancaman lonjakan penyebaran Covid-19 yang cukup signifikan pasca liburan.
Salah satu cara untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh adalah dengan mengonsumsi imunomodulator alami.
Imunomodulator adalah senyawa yang berfungsi memodifikasi respon imun dan mengaktifkan mekanisme pertahanan tubuh, sehingga tubuh lebih kuat melawan virus, bakteri, jamur dan mikroorganisme lain penyebab penyakit.
Chief Business Development and R&D PT Deltomed Laboratories, apt. Drs. Victor S. Ringoringo, S.E., M.Sc. mengatakan, meskipun peran imunomodulator sangat penting dalam memelihara dan meningkatkan daya tahan tubuh, namun pemahaman masyarakat Indonesia akan senyawa ini masih rendah.
Baca juga: Live Streaming Pertandingan Sepak Bola Gratis No Ribet
Untuk memulai rutinitas seusai libur panjang, penting untuk melengkapi diri dengan sistem kekebalan tubuh yang optimal. Apalagi dengan adanya ancaman lonjakan penyebaran Covid-19 yang cukup signifikan pasca liburan.
Salah satu cara untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh adalah dengan mengonsumsi imunomodulator alami.
Imunomodulator adalah senyawa yang berfungsi memodifikasi respon imun dan mengaktifkan mekanisme pertahanan tubuh, sehingga tubuh lebih kuat melawan virus, bakteri, jamur dan mikroorganisme lain penyebab penyakit.
Chief Business Development and R&D PT Deltomed Laboratories, apt. Drs. Victor S. Ringoringo, S.E., M.Sc. mengatakan, meskipun peran imunomodulator sangat penting dalam memelihara dan meningkatkan daya tahan tubuh, namun pemahaman masyarakat Indonesia akan senyawa ini masih rendah.
Lihat Juga :