Covid-19 Makin Ngegas di Indonesia, Epidemiolog Sarankan Perketat PPKM Mikro
Rabu, 16 Juni 2021 - 16:55 WIB
loading...
Lonjakan kasus Covid-19 terus terjadi di Indonesia. Foto/Dok SINDOnews/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia cukup mengkhawatirkan. Semakin banyak beredar kabar bahwa okupansi rumah sakit dan ruang ICU penuh yang mengartikan pasien Covid-19 terus bertambah di rumah sakit.
Di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran Jakarta saja diketahui saat ini sudah menampung 5.028 pasien Covid-19. Ini sejatinya melebihi dari kapasitas RSD tersebut yang secara optimal menangani 5 ribu pasien.
Beda cerita dengan di Kudus, penambahan orang yang terkonfirmasi positif di wilayah tersebut bertambah terus setiap harinya. Menjadi perhatian, di wilayah itu terdapat 28 pasien Covid-19 varian Delta yang mana varian itu diketahui sangat cepat menular antarmanusia.
Pemerintah mesti bergerak cepat supaya angka kenaikan kasus tidak semakin tinggi. Salah satunya adalah dengan memperketat PPKM Mikro.
"Pemerintah harus menyiapkan strategi pengetatan PPKM Mikro sebagai opsi darurat untuk meredam lonjakan kasus yang bisa sangat begitu besar," kata Epidemiolog Griffith University, Australia, dr Dicky Budiman, pada MNC Portal, Rabu (16/6/2021).
Di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran Jakarta saja diketahui saat ini sudah menampung 5.028 pasien Covid-19. Ini sejatinya melebihi dari kapasitas RSD tersebut yang secara optimal menangani 5 ribu pasien.
Beda cerita dengan di Kudus, penambahan orang yang terkonfirmasi positif di wilayah tersebut bertambah terus setiap harinya. Menjadi perhatian, di wilayah itu terdapat 28 pasien Covid-19 varian Delta yang mana varian itu diketahui sangat cepat menular antarmanusia.
Pemerintah mesti bergerak cepat supaya angka kenaikan kasus tidak semakin tinggi. Salah satunya adalah dengan memperketat PPKM Mikro.
"Pemerintah harus menyiapkan strategi pengetatan PPKM Mikro sebagai opsi darurat untuk meredam lonjakan kasus yang bisa sangat begitu besar," kata Epidemiolog Griffith University, Australia, dr Dicky Budiman, pada MNC Portal, Rabu (16/6/2021).
Lihat Juga :