Pandemi Masih Belum Berakhir, Madu Hijau Jadi Incaran Masyarakat
Jum'at, 09 Juli 2021 - 15:39 WIB
loading...
Dalam upaya meningkatkan imunitas tubuh di tengah pandemi Covid-19 yang semakin mengganas, tidak sedikit masyarakat yang melirik pengobatan herbal. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Dalam upaya meningkatkan imunitas tubuh di tengah pandemi Covid-19 yang semakin mengganas, banyak masyarakat yang melirik pengobatan herbal dan zat-zat alami dari alam. Salah satu yang banyak diincar adalah Madu Hijau produksi PT Herbal Putih.
Baca juga: Pandemi Covid-19 Bikin Cemas, Begini Saran Psikolog Untuk Menghindarinya!
Kandungan Madu Hijau terdiri dari beberapa daun herbal yang dipadukan sebagai zat anti virus dan bakteri di antaranya daun Afrika, kelor dan saga plus madu trigona yang mampu meningkatkan imunitas tubuh untuk menangkal radikal bebas.
Selain itu, akar bajakah yang dinilai mampu atasi kanker dan infeksi pada saluran pernapasan yang banyak diderita penderita Covid-19. "Sejak pandemi virus corona, madu hijau sangat laris bahkan pernah sampai kehabisan stok," ujar Owner PT Herbal Putih, Hizrah Bacan dalam keterangan persnya, Jumat (9/7).
Hal terjadi, menurut Hizrah, karena manfaatnya yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh agar virus corona takmenjalar dan mengomplikasikan penyakit yang telah diderita seperti diabetes, paru-paru dan ginjal.
"Bukanhanya itu, pada penderita lambung kronis Madu Hijau dapat menetralisir gerdyang menjalar ke pernapasan dada berdebar, perih, mual dan psikosomatis," sambungnya.
Dalam kesempatan ini, Hizrah, yang merupakan praktisi herbal dan musisi Betawi Ora, membeberkan hadirnya Madu Hijau. Menurutnya, Madu Hijau berawal dari gagasannya yang kemudian dikembangkan bersama mahasiswa, dosen, dan ahli gizi melalui penelitian serya diawasi lembaga farmasi.
Baca juga: Pandemi Covid-19 Bikin Cemas, Begini Saran Psikolog Untuk Menghindarinya!
Kandungan Madu Hijau terdiri dari beberapa daun herbal yang dipadukan sebagai zat anti virus dan bakteri di antaranya daun Afrika, kelor dan saga plus madu trigona yang mampu meningkatkan imunitas tubuh untuk menangkal radikal bebas.
Selain itu, akar bajakah yang dinilai mampu atasi kanker dan infeksi pada saluran pernapasan yang banyak diderita penderita Covid-19. "Sejak pandemi virus corona, madu hijau sangat laris bahkan pernah sampai kehabisan stok," ujar Owner PT Herbal Putih, Hizrah Bacan dalam keterangan persnya, Jumat (9/7).
Hal terjadi, menurut Hizrah, karena manfaatnya yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh agar virus corona takmenjalar dan mengomplikasikan penyakit yang telah diderita seperti diabetes, paru-paru dan ginjal.
"Bukanhanya itu, pada penderita lambung kronis Madu Hijau dapat menetralisir gerdyang menjalar ke pernapasan dada berdebar, perih, mual dan psikosomatis," sambungnya.
Dalam kesempatan ini, Hizrah, yang merupakan praktisi herbal dan musisi Betawi Ora, membeberkan hadirnya Madu Hijau. Menurutnya, Madu Hijau berawal dari gagasannya yang kemudian dikembangkan bersama mahasiswa, dosen, dan ahli gizi melalui penelitian serya diawasi lembaga farmasi.
Lihat Juga :