Studi: Vaksin Influenza Terbukti Cegah Efek Parah Covid-19

Selasa, 13 Juli 2021 - 09:47 WIB
loading...
Studi: Vaksin Influenza...
Studi: Vaksin Influenza Terbukti Cegah Efek Parah Covid-19. Foto/New York Post.
A A A
JAKARTA - Studi terbaru menemukan bahwa vaksin flu tahunan atau influenza terbukti cegah efek parah Covid-19 pada mereka yang belum pernah terinfeksi virus corona baru. Efek parah yang dicatat peneliti mencakup stroke , sepsis, dan deep vein thrombosis (DVT).

Data yang dikumpulkan dari pasien di seluruh dunia dan dipresentasikan di European Congress of Clinical Microbiology and Infectious Disease (ECCMID) menunjukkan bahwa mereka yang menerima vaksin influenza sebelum terpapar Covid-19 cenderung tidak mengunjungi unit gawat darurat dan tidak dirawat di ICU.

Para peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Miami Miller menciptakan dua kelompok yang terdiri dari 37.377 pasien yang memiliki faktor risiko keparahan akibat Covid-19 seperti usia, obesitas , penyakit paru-paru, perokok, dan masalah kesehatan lainnya.

Kelompok pertama menerima vaksin influenza antara dua minggu hingga enam bulan sebelum tertular Covid-19, sementara anggota kelompok kedua terpapar Covid-19 tetapi tidak mendapatkan vaksin influenza sebelumnya.

Tim kemudian membandingkan tingkat kejadian dari 15 hasil yang merugikan termasuk stroke, sepsis, dan DVT, serta emboli paru, gagal pernapasan akut, sindrom gangguan pernapasan akut, nyeri sendi, gagal ginjal, anoreksia, serangan jantung, pneumonia, keadaan darurat hingga membuat pasien berkunjung ke UGD, masuk ICU, dan kematian dalam waktu 120 hari setelah pengujian positif antara kedua kelompok.

Baca Juga : Gejala Covid-19 Dimulai dengan Urutan Ini, Mirip Penyakit Lainnya

Pada kelompok yang terpapar Covid-19 tapi tidak menerima vaksin flu sebelumnya, para peneliti mencatat 20% peningkatan kemungkinan dirawat di ICU, 45% peningkatan kemungkinan mengembangkan sepsis, 58% peningkatan kemungkinan kunjungan UGD.

"Para peneliti mencatat risiko kematian tidak berkurang," menurut laporan tersebut dilansir dari Fox News, Selasa (13/7).

Lebih lanjut, para peneliti tidak mengetahui dengan pasti mengapa vaksin influenza memberikan perlindungan terhadap kondisi parah akibat Covid-19 dan tim mengatakan bahwa temuan mereka ini mendukung seruan untuk penelitian lanjutan.

"Vaksinasi influenza ternyata dapat bermanfaat bagi individu yang ragu untuk menerima vaksin Covid-19 yang menggunakan teknologi baru (mRNA)," kata Susan Taghioff, seorang asisten peneliti di Fakultas Kedokteran Universitas Miami Miller.

"Meski demikian, vaksin influenza tidak bisa menggantikan fungsi vaksin Covid-19 dan kami menganjurkan untuk semua orang tetap menerima vaksin Covid-19 di situasi seperti sekarang. Pemberian vaksin influenza setelahnya diyakini dapat menghindari kemungkinan munculnya 'twindemic' atau pandemi Covid-19 dan influenza secara bersamaan." tambah Taghioff.

Baca Juga : Dibutuhkan Pasien Covid-19, Ini Sederet Manfaat Vitamin C

Ia melanjutkan, terlepas dari tingkat perlindungan yang diberikan oleh vaksin influenza, vaksin tersebut hanya memastikan kasus influenza di bawah kontrol alias masih dalam batas wajar jumlahnya.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Vaksin Flu saat Hamil,...
Vaksin Flu saat Hamil, Amankah? Ini Fakta Medis yang Perlu Diketahui
Kasus Influenza Masih...
Kasus Influenza Masih Jadi Tantangan, Akses Vaksinasi Harus Diperluas
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Muncul Lagi, Apa Bedanya dan Bagaimana Pencegahannya?
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Menyebar ke 23 Negara, Ini yang Perlu Diketahui
Jerinx SID Unggah Foto...
Jerinx SID Unggah Foto Pakai Baju Bali Tolak Rapid, Sentil Soal Konspirasi Covid 19 di Epstein Files
Jerinx SID Sebut Dulu...
Jerinx SID Sebut Dulu Omongannya Soal Hubungan Covid-19 dan Epstein Files Dianggap Halu
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
GoPro Sekarat: Dari...
GoPro Sekarat: Dari Bintang Wall Street Rp198 Triliun Jadi Saham Receh
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
Berita Terkini
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
Confeti Love hingga...
Confeti Love hingga Moonlit Blush, Ini Makna di Balik Pendant Koleksi Baru Nagita Slavina x ISAGO
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
Dari Suara Tawa hingga...
Dari Suara Tawa hingga Sosok di Atas Pohon, Ini Pengalaman Paling membekas bagi Angga ABK!
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved