Persoalan Vaksin Berbayar, Kemenkes: Tak Ada Tekanan dari Pihak Mana Pun!
Selasa, 13 Juli 2021 - 17:18 WIB
loading...
A
A
A
“Jadi tidak benar bila program Vaksinasi Gotong Royong Individu dilakukan dikarenakan oleh desakan Kementerian BUMN,” tuntasnya.
Keterangan dr. Nadia ini juga menyanggah keterangan Pakar Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Pandu Riono yang menduga Menkes sebenarnya tak setuju dengan vaksin COVID-19 berbayar.
Baca Juga: Sebelum Borong Susu Beruang, Yuk Kenali Manfaatnya
Sebagaimana diketahui, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa Vaksin Gotong Royong merupakan opsi. Terkait dengan hal apakah masyarakat bisa mengambilnya atau tidak, yang penting pemerintah telah membuka pilihan yang luas bagi mereka yang ingin mengambil Vaksin Gotong Royong baik melalui perusahaan maupun individu.
“Mengapa diperluas melalui individu? Karena banyak pengusaha yang melakukan kegiatannya dan belum bisa mendapatkan akses ke Vaksin Gotong Royong Kamar Dagang dan Industri (Kadin). Jadi ada beberapa perusahaan pribadi, atau perusahaan kecil, mereka mau mendapatkan akses ke Vaksin Gotong Royong tapi belum masuk ke programnya Kadin itu dibuka,” kata Menkes Budi dalam sesi jumpa pers di channel YouTube Sekertariat Presiden, Senin 12 Juli 2021.
Keterangan dr. Nadia ini juga menyanggah keterangan Pakar Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Pandu Riono yang menduga Menkes sebenarnya tak setuju dengan vaksin COVID-19 berbayar.
Baca Juga: Sebelum Borong Susu Beruang, Yuk Kenali Manfaatnya
Sebagaimana diketahui, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa Vaksin Gotong Royong merupakan opsi. Terkait dengan hal apakah masyarakat bisa mengambilnya atau tidak, yang penting pemerintah telah membuka pilihan yang luas bagi mereka yang ingin mengambil Vaksin Gotong Royong baik melalui perusahaan maupun individu.
“Mengapa diperluas melalui individu? Karena banyak pengusaha yang melakukan kegiatannya dan belum bisa mendapatkan akses ke Vaksin Gotong Royong Kamar Dagang dan Industri (Kadin). Jadi ada beberapa perusahaan pribadi, atau perusahaan kecil, mereka mau mendapatkan akses ke Vaksin Gotong Royong tapi belum masuk ke programnya Kadin itu dibuka,” kata Menkes Budi dalam sesi jumpa pers di channel YouTube Sekertariat Presiden, Senin 12 Juli 2021.
(tsa)
Lihat Juga :