Pandemi Covid-19, Perlindungan Terhadap Anak Tak Boleh Kendor
Kamis, 15 Juli 2021 - 10:35 WIB
loading...
Aktivis relawan PATBM di Bali. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Di tengah kasus Covid-19 yang terusi meningkat saat ini, upaya perlindungan anak harus terus dilakukan, bahkan diperkuat karena ditemukan kasus kekerasan pada anak meningkat selama masa pandemi.
Dalam membantu warga dan terutama anak-anak untuk kebih mudah mengakses informasi, melakukan pencegahan dan merespon terjadinya kekerasan diluncurkan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati menyampaikan, PATBM menjadi salah satu kekuatan masyarakat dalam mengintegrasikan dan melaksanakan berbagai kebijakan perlindungan anak selama masa pandemi dan adaptasi kebiasaan baru.
PATBM juga mampu memastikan langkah-langkah pencegahan serta merespon kasus kekerasan pada anak. KemenPPPA bersama Wahana Visi Indonesia (WVI) melakukan Kaji Cepat PATBM pada Masa Pandemi Covid- 19 dan menghasilkan beberapa rekomendasi yang dituangkan dalam Panduan PATBM jilid 2.
Baca Juga : 6 Hal yang Membuat Penularan Covid-19 Lebih Cepat, Waspada!
PATBM jilid 2 ini merupakan pembaharuan dari panduan PATBM sebelumnya (2020), menyesuaikan kondisi pandemi yang masih terus berlanjut hingga kini.
"Temuan dari kaji cepat ini digunakan utk memperbaharui panduan lama untuk menyesuaikan kondisi anak indonesia. Salah satu hasil kajian ini menunjukkan PATBM sangat diperlukan oleh warga dan anak-anak,” ucap Bintang dalam Peluncuran Kajian dan Panduan PATBM dalam Masa Pandemi Covid-19, Rabu (14/7).
Dalam membantu warga dan terutama anak-anak untuk kebih mudah mengakses informasi, melakukan pencegahan dan merespon terjadinya kekerasan diluncurkan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati menyampaikan, PATBM menjadi salah satu kekuatan masyarakat dalam mengintegrasikan dan melaksanakan berbagai kebijakan perlindungan anak selama masa pandemi dan adaptasi kebiasaan baru.
PATBM juga mampu memastikan langkah-langkah pencegahan serta merespon kasus kekerasan pada anak. KemenPPPA bersama Wahana Visi Indonesia (WVI) melakukan Kaji Cepat PATBM pada Masa Pandemi Covid- 19 dan menghasilkan beberapa rekomendasi yang dituangkan dalam Panduan PATBM jilid 2.
Baca Juga : 6 Hal yang Membuat Penularan Covid-19 Lebih Cepat, Waspada!
PATBM jilid 2 ini merupakan pembaharuan dari panduan PATBM sebelumnya (2020), menyesuaikan kondisi pandemi yang masih terus berlanjut hingga kini.
"Temuan dari kaji cepat ini digunakan utk memperbaharui panduan lama untuk menyesuaikan kondisi anak indonesia. Salah satu hasil kajian ini menunjukkan PATBM sangat diperlukan oleh warga dan anak-anak,” ucap Bintang dalam Peluncuran Kajian dan Panduan PATBM dalam Masa Pandemi Covid-19, Rabu (14/7).
Lihat Juga :