Desa Wisata Akan Jadi Tren dan Masa Depan Pariwisata Indonesia

Minggu, 18 Juli 2021 - 14:32 WIB
loading...
Desa Wisata Akan Jadi Tren dan Masa Depan Pariwisata Indonesia
Desa wisata adalah simbol kebangkitan ekonomi Indonesia karena pengembangannya akan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. / Foto: ist
A A A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, desa wisata adalah simbol kebangkitan ekonomi Indonesia karena pengembangannya akan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Diwisuda, Sandiaga Uno Resmi Raih Gelar Doktor dengan IPK Tertinggi

"Tren pariwisata kini sudah terlihat, bahwa desa wisata adalah masa depan pariwisata Indonesia dan simbol kebangkitan ekonomi kita," kata Menparekraf Sandiaga saat membuka Bimtek dan Workshop Online Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021, beberapa waktu lalu.

Menurut Sandi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan mendukung penuh pengembangan desa wisata karena dapat menciptakan lapangan pekerjaan serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di saat pandemi.

"Kita akan all out di Kemenparekraf untuk mendorong desa wisata karena kami yakin ini akan membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya dan akan berpihak, berkeadilan kepada masyarakat menengah ke bawah yang membutuhkan manfaat ekonomi yang sekarang betul-betul dibutuhkan di tengah pandemi," ungkapnya.

Sandi pun mendorong kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam bingkai 3C yaitu competence, commitmen dan champions. Serta menghadirkan program yang tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu.

Atas dasar itu, Sandi memastikan akan mempercepat pengembangan potensi desa wisata seiring dengan kolaborasi dengan Kementerian Desa PDTT dan kementeian/lembaga lainnya.

Baca juga: Rossa Persembahkan Single Terbarunya untuk Semua Wanita Hebat

"Jadi Indonesia sejahtera, adil dan makmur dapat kita wujudkan. Bukan Indonesia membangaun desa, tapi desa membangun Indonesia. Ini upaya kita bersama untuk melestarikan potensi budaya dan nilai-nilai kearifan lokal," tutupnya.
(nug)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1437 seconds (10.55#12.26)