Transplantansi Tinja Diklaim Bisa Bantu Obati Covid-19
Rabu, 21 Juli 2021 - 08:21 WIB
loading...
A
A
A
Setelah memulai transplantasi, ia juga dinyatakan positif Covid-19 dan memulai pengobatan dengan plasma konvalesen dan obat antivirus yang dikenal sebagai Remdesivir. Remdesivir dapat mengarah pada perbaikan setelah rata-rata 10 hari, dan manfaat plasma konvalesen terbatas.
Namun yang mengejutkan, dua hari setelah diberi transplantasi tinja, gejala Covid-19 sembuh dan radang paru-paru tidak bertambah parah.
Pasien kedua adalah pria berusia 19 tahun dengan penyakit radang usus atau kolitis ulserativa dan sedang dirawat dengan obat-obatan yang menekan sistem kekebalan tubuh. Ia dirawat di rumah sakit setelah infeksi berulang C. difficile. Ia diberi transplantasi tinja dan antibiotik untuk mengobati infeksi bakteri.
Baca Juga : Pasien Covid-19 Menularkan Corona 48 Jam Sebelum Gejala Muncul
Sekitar 15 jam kemudian, ia mengalami demam dan dinyatakan positif Covid-19. Meskipun ia mengalami gangguan kekebalan dan tidak diberi pengobatan apa pun untuk Covid-19, ia hanya mengalami gejala ringan.
Namun yang mengejutkan, dua hari setelah diberi transplantasi tinja, gejala Covid-19 sembuh dan radang paru-paru tidak bertambah parah.
Pasien kedua adalah pria berusia 19 tahun dengan penyakit radang usus atau kolitis ulserativa dan sedang dirawat dengan obat-obatan yang menekan sistem kekebalan tubuh. Ia dirawat di rumah sakit setelah infeksi berulang C. difficile. Ia diberi transplantasi tinja dan antibiotik untuk mengobati infeksi bakteri.
Baca Juga : Pasien Covid-19 Menularkan Corona 48 Jam Sebelum Gejala Muncul
Sekitar 15 jam kemudian, ia mengalami demam dan dinyatakan positif Covid-19. Meskipun ia mengalami gangguan kekebalan dan tidak diberi pengobatan apa pun untuk Covid-19, ia hanya mengalami gejala ringan.
(dra)
Lihat Juga :