Kembangkan Obat Berbasis Teknologi, Rektor UI Sebut Bioteknologi Bisa Sembuhkan Penyakit Genetik

Senin, 09 Agustus 2021 - 11:26 WIB
loading...
Kembangkan Obat Berbasis...
Foto lustrasi Bioteknologi/Sindonews
A A A
JAKARTA -

Rektor Universitas Indonesia (UI), Prof. Ari Kuncoro mengharapkan hasil penelitian dan pengembangan obat berbasis teknologi yang dilakukan perguruan tinggi dengan swasta dapat bermanfaat bagi perkembangan dunia kesehatan di Indonesia.

Menurut Prof Ari Selama ini, berbagai riset telah dilakukan di UI guna membantu pemerintah dalam menghadapi berbagai masalah dan dampak akibat penyakit, terutama di masa pandemi Covid-19.

"Bioteknologi sudah berkembang sedemikian pesat, terutama di negara-negara maju," kata Prof Ari dalam keterangan pers yang diterima Sindonews, Sabtu (7/8/2021).

Menurutnya teknologi dalam mengembangkan obat saat ini memungkinkan manusia memeroleh penyembuhan penyakit-penyakit genetik maupun kronis yang belum dapat disembuhkan, seperti kanker.

Baca Juga: Ekspor Premium, Mendag Lepas Produk Inovasi Bioteknologi Asam Amino Cysteine ke AS

"Kami berharap, lewat kerja sama ini di bidang bioteknologi modern akan menghasilkan produk yang bermanfaat bagi orang banyak," ujarnya dalam kerjasama dengan PT Etana Biotechnologies Indonesia (Etana) dan Universitas Indonesia (UI) beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, bioteknologi sendiri telah berkembang sejak lama di Indonesia, seperti pada pembuatan tempe dan oncom, namun bioteknologi modern baru berkembang ketika Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengizinkan munculnya program Bioteknologi (1985) di beberapa perguruan tinggi.

Tujuan pemerintah dalam program pengembangan obat ini adalah untuk meningkatkan penelitian di bidang bioteknologi dan memperluas jaringan bioteknologi di tingkat nasional maupun internasional, untuk kesejahteraan manusia.

Sementara itu, Direktur Utama PT Etana Biotechnologies Indonesia, Nathan Tirtana, mengatakan kerjasama dengan UI ini merupakan sinergi yang baik antara industri dengan akademia dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang bioteknologi untuk mengembangkan dan memproduksi produk biologi.

Baca Juga: China Dicurigai Siapkan Tentara Bioteknologi, Israel Kaitkan Yajuj dan Majuj

“Harapan kami Kerjasama ini dapat menghasilkan obat berbasis bioteknologi yang dapat bermanfaat bagi industri kesehatan dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia,” ungkapnya.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jamu Aman Bebas Bahan...
Jamu Aman Bebas Bahan Kimia Obat Jadi Kunci Jaga Warisan Budaya Indonesia
Aturan Baru, BPOM Siap...
Aturan Baru, BPOM Siap Tindak Tegas Penjualan Obat Ilegal di Minimarket
BPOM Temukan 24 Obat...
BPOM Temukan 24 Obat Bahan Alam Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
Transformasi OMAI DLBS...
Transformasi OMAI DLBS dari Bahan Alam ke Obat Modern
Tak Berizin, Inhaler...
Tak Berizin, Inhaler Hong Thai yang Diklaim Herbal Diblacklist BPOM
Jangan Asal Minum Obat,...
Jangan Asal Minum Obat, Ini Efek Samping Antidepresan bagi Kesehatan Mental
UI Resmikan Arboretum...
UI Resmikan Arboretum Hutan, Ruang Terbuka Hijau untuk Edukasi hingga Healing
JEC Eye Hospitals &...
JEC Eye Hospitals & Clinics Raih Marketeers OMNI Brands of the Year 2026
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Rekomendasi
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Sekarang Kalian Orang...
Sekarang Kalian Orang Meksiko, Perpisahan Mengharukan untuk Iran
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Berita Terkini
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved