Diabetes Tipe 2, 4 Jenis Nyeri yang Tandakan Gula Darah Tinggi
Senin, 16 Agustus 2021 - 21:28 WIB
loading...
Diabetes Tipe 2, 4 Jenis Nyeri yang Tandakan Gula Darah Tinggi. Foto/Express.
A
A
A
JAKARTA - Diabetes tipe 2 dapat menyebabkan sekumpulan masalah jika kadar gula darah tidak dikendalikan. Menurut penelitian, empat jenis rasa sakit yang berbeda dapat menandakan gula darah tinggi .
Kunci untuk mengelola diabetes tipe 2 adalah menjaga kadar gula darah tetap seimbang. Insulin biasanya melakukan fungsi ini tetapi jika Anda menderita diabetes tipe 2, produksi insulin sangat terhambat. Hasilnya adalah peningkatan kadar gula darah, suatu proses yang dapat menimbulkan kerusakan pada tubuh.
Dilansir dari Express, Senin (16/8) beberapa efek yang paling merugikan berada di bawah neuropati yaitu kerusakan saraf yang disebabkan oleh kadar gula darah yang tinggi secara konsisten.
Berbagai jenis rasa sakit dapat menandakan neuropati proksimal yaitu jenis kerusakan saraf yang langka dan melumpuhkan di pinggul, bokong, atau paha Anda.
Baca Juga : 3 Penyakit yang Bisa Mempersingkat Hidup hingga 14 Tahun
"Rasa sakit awal bisa tajam atau menusuk, atau dalam atau terbakar," kata P. James B. Dyck, MD, Konsultan Neurologi dan Co-Direktur Laboratorium Saraf Perifer di Mayo Clinic.
Kunci untuk mengelola diabetes tipe 2 adalah menjaga kadar gula darah tetap seimbang. Insulin biasanya melakukan fungsi ini tetapi jika Anda menderita diabetes tipe 2, produksi insulin sangat terhambat. Hasilnya adalah peningkatan kadar gula darah, suatu proses yang dapat menimbulkan kerusakan pada tubuh.
Dilansir dari Express, Senin (16/8) beberapa efek yang paling merugikan berada di bawah neuropati yaitu kerusakan saraf yang disebabkan oleh kadar gula darah yang tinggi secara konsisten.
Berbagai jenis rasa sakit dapat menandakan neuropati proksimal yaitu jenis kerusakan saraf yang langka dan melumpuhkan di pinggul, bokong, atau paha Anda.
Baca Juga : 3 Penyakit yang Bisa Mempersingkat Hidup hingga 14 Tahun
"Rasa sakit awal bisa tajam atau menusuk, atau dalam atau terbakar," kata P. James B. Dyck, MD, Konsultan Neurologi dan Co-Direktur Laboratorium Saraf Perifer di Mayo Clinic.
Lihat Juga :